Mapos, Mamuju — Sekretaris Badan Perencanaan, Riset dan Pembangunan (Bapperida) Sulbar, Muh. Darwis Damir, mengekspose konsep isu adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada dokumen Ranwal RPJPD dan RKPD 2025 sebagaimanana turunan dari RPD 2023-2026.
Darwis mewakili Kepala Bapperida Junda Maulana pada rapat adaptasi perubahan iklim dalam RKPD 2025, RPJMD dan RPJPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu 31 Januari 2024.
Pertemuan ini dihadiri Pj. Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arief Fakrulloh Sekprov Sulbar, Muhammad Idris dan seluruh OPD lingkup Pemprov Sulbar. Termasuk pada Asisten dan staf ahli gubernur.
“Beberapa simpulan hasil rapat antara lain soal tutupan lahan. Ada juga masukan dari beberapa OPD,” kata Darwis.
Tutupan lahan dimaksud adalah seperti penanaman magrove, reboisasi dan penghijauan. Kemudian mengubah pola tanam, mengeser masa tanam, menanam pohon seperti durian, pemberian bibit bawang, jagung, cabe dan lain-lain.
“Kepala OPD lainnya mengusulkan agar direncanakan pembentukan kelembagaan yang peduli lingkungan dan konstruksi Abrasi Air laut,” katanya.
Dalam kesempatan rapat tersebut Sekprov Sulbar mengatakan agar memperhatikan DAS Mamasa. Sementara Gubernur mangharapkan seluruh input lebih didetailkan agar masuk dalam Dokumen RPJPD 2025-2045 (20 tahun) dan Rencana Teknokratik RPJMD 2025-2030, serta dimasukan dalam dok RKPD 2025.
“Gubernur meminta agar usulan OPD agar didetailkan saja. Rapat mungkin akan berlanjut dan digelar,” tutup Darwis.
(*/adv)






