Mapos, Mamuju – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menerima enam mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) untuk melaksanakan kegiatan magang di lingkungan Kesbangpol Sulbar.
Penerimaan mahasiswa magang tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Izin Pelaksanaan Magang Nomor 3722/UN55.F2.5/PK.01.06/2026 tertanggal 10 September 2026. Kegiatan magang berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Oktober 2026.
Mahasiswa diterima oleh Sekretaris Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Yusuf Tahir. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kegiatan magang merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan administrasi dan tata kelola pemerintahan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan magang mahasiswa Unsulbar di Kesbangpol Sulbar. Manfaatkan kesempatan ini untuk memahami proses kerja pemerintahan, administrasi, perencanaan program, serta pelaksanaan tugas pada unit kerja masing-masing,” ujar Yusuf Tahir.
Enam mahasiswa yang mengikuti program tersebut merupakan mahasiswa semester VII Angkatan 2023, yakni Suhaila, Nurbayani, Rahmiani R., Hera Selvia, Tri Amanda, dan Sartika. Pelaksanaan magang berada di bawah arahan Dosen Pembimbing Achmad Mawardi Shabir.
Selama kegiatan, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman pada sejumlah unit kerja, meliputi Sekretariat Badan, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sub Bagian Keuangan, Sub Bagian Program dan Anggaran, Bidang Teknis Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Organisasi Kemasyarakatan, serta Kelompok Jabatan Fungsional.
Melalui kegiatan tersebut, Kesbangpol Sulbar mendorong terjalinnya hubungan kelembagaan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami praktik administrasi pemerintahan dan pelayanan publik secara langsung.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Barat.
(*)






