Polisi Diduga Bebaskan Tersangka Pencuri

  • 12 Feb 2018
  • Peristiwa
  • Sudirman Al Bukhori
  • 190
Gambar Polisi Diduga Bebaskan Tersangka Pencuri Ilustrasi.

Mapos, Mateng – Kepolisian Sektor (Polsek) Budong-budong diduga bebaskan para pelaku pencurian tanpa sepengetahuan korban atau pelapor sebagai orang yang dirugikan.

Entah alasan apa hingga Polsek Budong-Budong melepaskan para pelaku.

Menurut korban, H. Nuhung, dirinya heran dengan cara kerja yang dilakukan Polsek Budong-Budong, karena melepaskan para pelaku pencurian tanpa koordinasi kepada dirinya selaku korban.

Ilustrasi.

“Anehnya lagi, saya tidak dipanggil pada saat korban akan dilepaskan tanpa ada BAP, tiba-tiba barang yang dicuri kembali semua ditempatnya dan pelaku dibebaskan tanpa koordinasi kepada saya selaku pihak yang dirugikan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, seharusnya pihak Polsek Budong-Budong memanggil dirinya untuk mencari solusi. “Bukan melepaskan pelaku tanpa sepengetahuan saya, baiknya itu koordinasi dulu ke saya. Kan saya yang dirugikan,” sesal H Nuhung.

Dikonflmasi terpisah via telepon genggamnya, Senin (12/2/2018) Kanit Res Polsek Budong-Budong mengaku tidak tahu menahu soal lepasnya tersangka pencurian besi parit milik H Nunung.
“Saya tidak tahu pak,” jawab Pattah singkat.

Sebagaimana diketahui, kasus pencurian dengan nilai jutaan rupiah, yang diduga dilakukan oleh AL dan BR.

“Saya tidak terima jika Polsek Bidong-Budong tempat saya melapor tidak memperoses keduanya. Ini sangat mengoyak rasa keadilan. Apalagi jika barang yang dicuri untuk kepentingan umum,” beber H Nunung.

Lagi kata H Nuhung, tanggal 30 Januari 2018, la melaporkan ke Polsek Budong-Budong soal hilangnya besi parit peruntukan jembatan, namun hingga kini
pelaku tidak diproses dan terkesan dibiarkan.

“Besi parit itu milik saya, rencananya akan saya buat jembatan. Namun dicuri. Saya sudah melaporkan kasus ini hingga kini laporan saya tidak diproses. Ada apa?” tuturnya.

Menurut dia, tersangka pelaku ada beberapa orang, diantaranya AL dan BR.

“Kejadian pencurian itu tanggal 26 Januari 2018 di Jalan Patis Salugatta. Saya berharap, demi menegakkan rasa keadilan. Saya minta agar kasus pencurian ini segera diproses dan pelakunya segara ditangkap,” harap H Nuhung.

(toni)

Baca Juga