Mapos, Mamuju – Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, S.E., M.A.P. , menghadiri kegiatan Pelepasan Kafilah Provinsi Sulawesi Barat yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-XXXI di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju, secara hybrid (daring melalui Zoom dan luring), sebagai bentuk dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kepada para peserta yang akan membawa nama daerah di ajang nasional.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, serta seluruh kafilah kontingen Sulawesi Barat yang akan bertolak ke Semarang. Sejumlah undangan lainnya turut mengikuti jalannya acara secara daring melalui aplikasi Zoom.
Dalam kesempatan tersebut, Murdanil, selaku Ketua Kafilah Kontingen Provinsi Sulawesi Barat sekaligus Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan laporan kesiapan kontingen serta sambutan yang diawali dengan salam dan puji syukur ke hadirat Allah SWT.
“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat, karunia, dan izin-Nya, kita dapat hadir bersama dalam rangka acara pelepasan kafilah Provinsi Sulawesi Barat untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXI Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada tanggal 11 sampai dengan 20 September 2026,” ujar Murdanil.
Murdanil menyampaikan bahwa keikutsertaan kafilah Sulawesi Barat dalam MTQ Nasional ke-XXXI Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah bersama LPTQ dalam meningkatkan pembinaan dan pengembangan seni baca, hafalan, pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“MTQ Nasional tidak hanya merupakan ajang untuk berkompetisi dan meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antardaerah, serta membangun generasi yang memiliki akhlakul karimah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” jelasnya.
Murdanil memaparkan bahwa keikutsertaan kafilah Sulawesi Barat dalam MTQ Nasional ke-XXXI Tahun 2026 bertujuan untuk meningkatkan kecintaan, pemahaman, dan penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an; mengembangkan potensi dan kemampuan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta pada cabang-cabang musabaqah yang diikuti; meningkatkan prestasi kafilah Provinsi Sulawesi Barat pada tingkat nasional; memberikan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya; mempererat silaturahmi dan ukhuwah antarsesama peserta dari seluruh provinsi di Indonesia; serta membawa, menjaga, dan mengharumkan nama baik Provinsi Sulawesi Barat.
Secara rinci, kontingen Sulawesi Barat terdiri atas 22 peserta, 2 pembina, 2 pengarah, 1 penanggung jawab, 1 tenaga kesehatan (dokter), 1 dari media online, dan 2 pelatih, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur tentang Tim Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XXXI Nomor 527 Tahun 2026.
“Para peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Sulawesi Barat yang telah melalui proses seleksi, pembinaan, dan pelatihan. Kami merasa telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya, dengan harapan dapat menampilkan kemampuan terbaik, berkompetisi secara sportif, serta memberikan prestasi yang membanggakan bagi Provinsi Sulawesi Barat,” tegas Murdanil.
Sebagai Ketua Kafilah, Murdanil menyampaikan kepada seluruh peserta agar keikutsertaan dalam MTQ Nasional ke-XXXI Tahun 2026 ini jangan hanya dipandang sebagai ajang untuk meraih juara, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, kecintaan, dan pengamalan terhadap Al-Qur’an.
“Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan menjunjung tinggi nama baik Sulawesi Barat. Tunjukkan bahwa kita memiliki generasi Qur’ani yang berkualitas. Bawalah doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sulawesi Barat. Kami di Mamuju akan terus memanjatkan doa untuk kesuksesan kalian. Bawalah nama baik daerah ini setinggi mungkin, karena kalian adalah duta kebanggaan Sulawesi Barat,” pesan Murdanil.
Murdanil juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sekretaris Daerah selaku Ketua LPTQ Sulawesi Barat yang telah mewakili Gubernur dalam acara pelepasan, Asisten I yang terus mendorong percepatan persiapan teknis, serta Kabid Bimas Islam yang mewakili Kakanwil Kemenag sebagai mitra strategis dalam pembinaan qori dan qoriah di Sulawesi Barat.
“Sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi, LPTQ, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama menjadi kunci utama kesiapan kita hari ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut untuk kemajuan pembinaan Al-Qur’an di Sulawesi Barat,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat dalam sambutannya mewakili Gubernur menyampaikan pesan motivasi dan doa restu agar seluruh kafilah dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Sulawesi Barat.
“Kami bangga dengan semangat dan dedikasi para kafilah yang telah berlatih keras. Semoga Allah SWT meridhoi langkah kalian dan memberikan kemudahan dalam setiap perlombaan. Bawalah nama Sulawesi Barat setinggi mungkin di kancah nasional,” ujar Sekda.
Mengusung tema nasional “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Berkeadilan”, diharapkan kafilah Sulawesi Barat dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa pulang prestasi terbaik bagi daerah.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh kafilah beserta pejabat yang hadir, sebagai simbol dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bagi kesuksesan kontingen di MTQ Nasional XXXI.
(*)






