Mapos, Majene – Dalam rapat kerja (Raker) tahunan Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Majene, Fatmawati mengajak seluruh TP PKK agar membalas sorotan masyarakat lewat media sosial dengan kinerja melalui MP3.

“Kami memahami dengan dilaksanakannya rapat tahunan ini akan sarat dengan makna bagi gerakan PKK dimasa yang akan datang terkhusus di tahun 2018,” kata Fatmawati Fahmi dihadapan ratusan pengurus TP PKK di ruang pola Kantor Bupati Majene, Rabu (31/1/2018) kemarin.
Raker TP PKK ini kata dia, merupakan momentum untuk melakukan evaluasi mulai dari tingkat desa hingga ke kabupaten.
Dia memahami bahwa Raker dengan tema akselerasi dan sinergitas pembangunan melalui gerakan PKK menuju Majene profesional, proaktif dan produktif (MP3) adalah sinkronisasi kerja TP PKK mulai kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa.
“Jadi jangan sampai terputus program kerjanya di desa, kelurahan, kecamatan hingga ke Kabupaten,” tegas Fatmawati.
Ketegasan Fatmawati cukup beralasan karena setiap lomba-lomba yang diselenggarakan oleh TP PKK pusat selalu muaranya dari bawah.
Fatmawati tak lupa melaporkan ke bupati Majene atas keberhasilan salah satu lomba Posyandu yang ada di Dusun Lamaru Kecamatan Pamboang sukses mewakili Sulbar.
“Ini tidak terlepas dari campur tangan TP PKK di Pokja empat,” kata Fatmawati.
Dia berharap Posyandu ini bisa masuk 10 besar nasional.
“Karena pada tahun 2010 silam, Kabupaten Majene masuk qualified empat nasional. Mudah-mudahan kita bisa mengulang sejarah itu,” harap Fatmawati.
Lagi kata Fatmawati, melalui evaluasi di Raker TP PKK akan banyak persoalan yang dapat terselesaikan. Misalnya ada program yang belum tercapai hingga realisasi program serta kendala yang dihadapi.
Selaku Ketua TP PKK kabupaten, dirinya memahami betul bahwa masih banyak warga masyarakat yang mungkin masih berada di bawah standar sehat seperti yang dialami oleh salah seorang warga lewat kunjungan Bupati Majene Fahmi Massiara belum lama ini, dan juga program pro rakyat lainnya yang perlu mendapat perhatian TP PKK
Semua ini menjadi tugas TP PKK di kecamatan, kelurahan dan desa.
“Kalau kita melaksanakan tugas kita secara baik, tentu akan menjadi jawaban atas sorotan di media sosial. Kalau ada yang soroti kita, kita tidak boleh balas dengan marah-marah dengan kata-kata di media sosial,” sebut Fatmawati.
Dia mohon kepada seluruh TP PKK agar sorotan miring di media sosial dibalas dengan kerja…kerja dan kerja..
Tak lupa Fatmawati menandaskan bahwa kerja..kerja..dan kerja di padukan dengan tagline pemerintahan Fahmi – Lukman yaitu MP3.
(ipunk)






