Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Edukasi Label dan Merek Usaha Bersama Kemenkum

Mapos, Mamuju – Dinas Sosial P3A dan PMD Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulbar, Kamis, 22 Januari 2026. Kunjungan tersebut membahas sinergi edukasi terkait pentingnya label dan merek usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang berada di desa.

Kunjungan Kemenkum Sulbar diterima langsung oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes), Farida, mewakili Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban, dengan fokus pada upaya peningkatan pemahaman hukum masyarakat desa terhadap perlindungan usaha melalui pendaftaran merek untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, ‘membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter’.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya memberikan edukasi sejak dini kepada pelaku UMKM desa agar memahami manfaat label dan merek usaha, tidak hanya sebagai identitas produk, tetapi juga sebagai perlindungan hukum dan peningkatan daya saing di pasar.

Farida menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif Kemenkum Sulbar dalam mendorong kesadaran hukum masyarakat desa.

“Kami menyambut baik kunjungan Kemenkum Sulbar. Edukasi terkait label dan merek usaha sangat penting bagi masyarakat desa, khususnya pelaku UMKM, agar produk mereka memiliki identitas yang jelas dan terlindungi secara hukum,” ujar Farida.

Ia menambahkan bahwa Dinsos P3A dan PMD Sulbar siap mendukung kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Melalui sinergi ini, kami berharap edukasi tentang merek usaha dapat menjangkau desa-desa, sehingga pelaku usaha desa lebih percaya diri mengembangkan produknya dan mampu bersaing,” tambahnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara Dinsos P3A dan PMD Sulbar dengan Kemenkumham Sulbar, guna mendorong peningkatan literasi hukum dan penguatan ekonomi masyarakat desa di Sulawesi Barat.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...