Majene  

Cegah Keracunan Sejak Dini, Dinkes Majene Gelar Bimbingan SOP Tahap 3 di Dapur SPPG

Oplus_16908288

Mapos, Majene — Dinas Kesehatan Kabupaten Majene melalui Bidang P2PL dan Tenaga Sanitarian kembali menguatkan mutu pelayanan gizi. Bimbingan Tahap 3 penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) ini dilaksanakan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini fokus meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas agar makanan yang dihasilkan aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan.

“Keracunan pangan bisa dicegah. Kuncinya ada pada disiplin menjalankan SOP setiap hari,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Sabtu 6 Mei 2026.

Dikatakan, materi yang diberikan merupakan materi lengkap yakni dari Hulu ke Hilir. Petugas dibekali materi menyeluruh mulai dari kebersihan personal, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur penerimaan bahan makanan, cara penyimpanan yang benar, teknik pengolahan higienis, hingga standar penyajian dan distribusi ke penerima manfaat.

“Teori dan praktik langsung di dapur. Bimbingan tidak hanya di ruang kelas. Peserta mendapat penjelasan teori lalu langsung praktik di dapur SPPG. Sanitarian membimbing tahap kerja sesuai SOP yang ditetapkan,” ungkap Yuliani.

Fokus utama pelatihan:

1. Menjaga sanitasi lingkungan dapur agar bersih dan bebas vektor

2. Mengendalikan risiko kontaminasi silang antara bahan mentah dan makanan matang

3. Tata cara pencucian peralatan yang benar untuk membunuh kuman dan sisa makanan

Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta aktif bertanya saat sesi diskusi dan serius saat simulasi praktik. Semangat ini menunjukkan komitmen petugas SPPG menjaga kualitas makanan.

Pihak Dinkes Majene menegaskan, SOP bukan sekadar dokumen yang diisi. SOP harus diterapkan setiap hari, di setiap tahap kerja. Dengan budaya kerja disiplin, tertib, dan berorientasi mutu, diharapkan tidak ada lagi kasus keracunan pangan dari dapur SPPG.

Karena makanan aman, anak sehat generasi Majene kuat.

 (*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...