Mapos, Mamuju – Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat, H. Muhammad Tamsil, mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Kerja Sama Antar Daerah dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Rapat yang berlangsung di Mamuju ini menjadi langkah awal dalam menyusun rencana kerja sama lintas provinsi yang mencakup penyelarasan program, penggalian potensi daerah, serta identifikasi bidang-bidang strategis yang dapat dikembangkan bersama.
Kedua provinsi melihat adanya peluang besar untuk saling memperkuat di berbagai sektor, baik ekonomi, infrastruktur, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Koordinasi ini diharapkan mampu membangun sinergi yang kokoh antara Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur, sehingga kerja sama yang direncanakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
“Kami ingin memastikan bahwa kerja sama ini memiliki landasan yang matang dan terukur. Dengan koordinasi yang baik, kita dapat mengoptimalkan potensi masing-masing daerah untuk kemajuan bersama,” ujar H. Muhammad Tamsil usai rapat.
Selanjutnya, kedua pemerintah provinsi akan menindaklanjuti hasil rapat ini dengan menyusun draf nota kesepahaman (MoU) dan merumuskan program prioritas yang akan dijalankan secara kolaboratif.
Di tempat terpisah, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, S.E., M.A.P., memberikan apresiasi terhadap langkah awal kerja sama antardaerah ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas provinsi merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Koordinasi yang baik antarperangkat daerah maupun antardaerah menjadi fondasi penting dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan. Kami di Biro Pemkesra mendukung penuh rencana kerja sama strategis ini dan siap mengambil peran dalam penguatan koordinasi lintas sektor agar kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur,” ujar Murdanil .
Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam penguatan tata kelola program berbasis pemberdayaan masyarakat serta peningkatan transparansi dan pengawasan berkelanjutan . Dengan persiapan yang matang, kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kemajuan kedua daerah.
(*)






