Mapos, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya terhadap penguatan layanan kesehatan masyarakat dengan mengikuti Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang digelar oleh BPJS Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Sulbar pada Rabu, 26 November 2025 dan diikuti oleh seluruh pegawai dengan antusias.
Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga yang menempatkan peningkatan kualitas layanan publik, terutama di sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah koordinasi Sekprov, Junda Maulana terus mendorong integrasi program lintas perangkat daerah untuk memperluas akses dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan tanpa diskriminasi. Sosialisasi JKN-KIS ini merupakan bagian dari implementasi komitmen tersebut di lingkungan perangkat daerah.
Sosialisasi ini dibuka dengan penjelasan dari Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mamuju, Yanto Sapang. Ia menjelaskan bahwa kini BPJS melakukan inovasi melalui layanan BPJS Keliling yang menghadirkan konsep jemput bola untuk mempermudah akses peserta terhadap layanan administratif. Dengan tagline “Menjangkau Anda Dimanapun Berada”, BPJS Keliling menyediakan berbagai layanan administrasi, pembayaran iuran dan pemberian informasi serta penanganan pengaduan.
Ia memberikan pemahaman mendasar mengenai perbedaaan Badan Penyelenggaran Jaminan Kesehatan (BPJS) dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta manfaat program terhadap peserta. Selain itu, ia pun menjelaskan hak dan kewajiban, kepesertaan JKN, serta kanal layanan hingga jenis – jenis layanan yang dapat diberikan kepada peserta.
“Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan hari ini tidak hanya sampai di bapak ibu tapi juga dapat diteruskan ke keluarga dan teman dan kerabatnya,” pesan Yanto kepada para peserta saat mengakhiri penjelasannya.
Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari para pegawai Bapperida Sulbar. Mereka aktif berdiskusi dan memanfaatkan kehadiran BPJS Keliling untuk mengurus berbagai kebutuhan kepesertaan, mulai dari pemutakhiran data hingga layanan informasi.
Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPJS Kesehatan menghadirkan layanan mobile melalui program BPJS Keliling.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman – teman BPJS atas sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional dengan konsep BPJS Keliling kepada seluruh pegawai Bapperida secara langsung hari ini,” katanya saat menutup acara.
Darwis juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan JKN-KIS.
“Perlu juga ada kolaborasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan baik direktur rumah sakit dan klinik, untuk pelayanan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan harapannya agar tidak ada lagi perlakuan berbeda bagi peserta JKN-KIS dengan pengguna lainnya. “Berharap tidak ada diskriminasi kepada pengguna layanan BPJS, seperti perlakuan berbeda antara pengguna layanan umum atau non-BPJS dengan yang BPJS di setiap fasilitas kesehatan,” tegasnya
Melalui kegiatan ini, Bapperida Sulbar berharap kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan dapat terus meningkat seiring semakin baiknya pemahaman pegawai terhadap manfaat dan mekanisme layanan JKN-KIS, sekaligus memperkuat budaya pelayanan publik yang inklusif, mudah diakses, dan bebas diskriminasi.
(*)






