Aliansi Percepatan Vaksin dan Tripika Kecamatan Pamboang Tergetkan Semua Siswa Ikut Vaksinasi

0
77

Mapos, Majene — Pada kegiatan vaksinasi massal yang digelar di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat di awal September 2021 tidak semua sekolah mengagendakan vaksinasi. Untuk itu Tripika bersama aliansi percepatan vaksinasi Covid-19 Kabupaten Majene menggelar rapat bersama dengan para kepala sekolah.

Menurut Koordinator Aliansi, Abdul Latif, Sabtu (11/9/2021), sejumlah pihak yang terlibat dalam percepatan vaksinasi di Kecamatan Pamboang menggelar rapat di Aula Kantor Kecamatan Pamboang, Jum’at 9 Sepetember 2021 kemarin.

Hadir dalam kegiatan itu, Camat Pamboang Albar Mustar, S.Sos., M.Si, Kapolsek Pamboang Ipda Japaruddin, SH, Danramil 1401-02 Pamboang Kapten Inf. Ardam Nyampa, para Kepala SMP sederajat dan SMA sederajat yang berada dalam wilayah Kecamatan Pamboang, Sekcam Pamboang Sukri, S.Pd, Kepala UPTD Puskesmas Pamboang H. Edy Junaedi, S.Kep., Ns serta Kepala DPPKB Kecamatan Pamboang Muh. Jufri. Dj, S.Pd.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Abdul Latif menyebut, menurut Albar Mustar untuk menyukseskan percepatan vaksinasi anak usia remaja di Pamboang, pihaknya telah menggelar rapat dengan semua kepala sekolah yang ada di wilayahnya.

“Rapat bersama semua kepala sekolah dilaksanakan sesuai Surat Edaran Bupati Majene sehingga percepatan vaksinasi terhadap para siswa dapat lebih maksimal,” ujar Albar Mustar seperti ditirukan Abd Latif.

Camat Pamboang mengatakan lanjut Latif, vaksinasi terhadap siswa harus dibahas bersama pihak sekolah karena syarat bagi para siswa untuk mengikuti vaksinasi adalah harus mengantongi izin dari orangtua.

Sementara Ipda Japaruddin menegaskan, bahwa pihaknya akan terus memaksimalkan kegiatan vaksinasi supaya Kecamatan Pamboang bisa menjadi kecamatan pertama yang mencapai herd imunity di tingkat Kabupaten Majene.

Dia berharap kepada seluruh kepala sekolah yang hadir untuk bisa membagikan surat pernyataan dan persetujuan orang tua atau wali untuk dilakukan vaksinasi.

“Bapak Danramil Pamboang juga memberi pendapat dengan mengatakan, bahwa tidak ada keraguan lagi untuk melakukan vaksinasi karenanya melalui vaksinasi dapat memutuskan rantai penyebaran Covid-19,” tutur Latif.

Ia menambahkan, semua anggota aliansi akan terus melakukan pendampingan dan memastikan vaksinasi pada usia remaja 12-17 tahun dapat segera terlaksana.

“Dari rapat tersebut disepakati bahwa langkah pertama kegiatan akan diawali dengan sosialisasi kepada masing-masing sekolah dengan upaya menghadirkan seluruh orang tua / wali di sekolah untuk diberikan pemahaman terkait Covid-19 dan vaksinnya. Setelah dilakukan sosialisasi, selanjutnya akan disusun penjadwalan vaksinasi oleh Pihak UPTD Puskesmas Pamboang kepada masing-masing sekolah,” tandasnya.

(fajar/red)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.