Terkait Video Dugaan Kampanye Bupati Mateng, Bawaslu Sulbar Enggan Ditemui

Gambar Terkait Video Dugaan Kampanye Bupati Mateng, Bawaslu Sulbar Enggan Ditemui

Mapos, Mamuju – Beredarnya video dugaan kampanye yang dilakukan oleh Bupati Mamuju Tengah, H. Aras Tammauni di acara musrembang, mematik kenetralan pihak pengawas pemilu Sulawesi Barat.

Saat beberapa wartawan bertandang ke kantor Bawaslu Sulbar di jalan Pongtiku, Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, serta mencoba untuk melakukan konfirmasi, pihak dari Bawaslu Sulbar seolah menutup diri. Untuk menemui salah satu komisioner pun amat sulit.

“Maaf pak Ketua Bawaslu Sulbar tidak ada,” kata seorang staf Bawaslu yang menjaga meja buku tamu, Rabu (6/3/2019).

Demi melengkapi data, media ini pun kembali meminta agar bisa dipertemukan dengan salah satu komisioner Bawaslu.

Namun hasilnya tetap sama, salah satu komisioner Bawaslu yang berada di kantornya, juga enggan menerima wartawan.

Hingga berita ini dipublish, upaya konfirmasi terhadap Bawaslu Sulbar tak membuahkan hasil.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang berisi ajakan H. Aras Tammauni, Bupati Mamuju Tengah (Mateng) untuk memilih salah satu calon presiden pada acara Musrembamg.

Dalam video itu, Aras Tammauni yang juga kader Demokrat Sulbar ini menceritakan keberhasilan Joko Widodo sebagai seorang presiden. Ia juga menceritakan dampak positif pemerintahan Jokowi bagi daerahnya.

Di video berdurasi 57 menit itu, secara terang-terangan, Aras Tammauni mengimbau supaya terus mendukung pasangan calon Presiden Joko Widodo.

“Indonesia selama dipimpin Joko Widodo, pertama umur 12 juara satu, sekarang 22 juara satu juga. Makanya saya minta indonesia bersatu dibawah naungan nomor satu, setuju atau tidak,” kata Aras Tammauni di dalam video itu, dan diikuti oleh seluruh peserta musrembang dengan menyebut, setuju.

Sementara itu, menanggapi video tersebut, Ketua Bawaslu Mamuju Tengah Elmansyah saat dikonfirmasi via whatsApp Selasa (05/03/2019) mengaku baru melihat video itu.

“Saya baru melihat juga tadi videonya dalam salah satu group,” kata Elmansyah.

Saat ditanya apakah sudah ada pihak yang melaporkan hal ini, dirinya mengaku bahwa belum ada laporan.

“Belum ada laporan,” sebutnya.

Elmansyah mengatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu dan menelusurinya.

“Pihak kami juga akan mempelajari terlebih dahulu dan menelusuri, sehingga kami juga belum bisa berkomentar lebih jauh.” pungkas Elmansyah.

(usman)

Baca Juga
caleg sulbar no 23
caleg sulbar no 27
caleg sulbar no 34
caleg sulbar no 37
caleg sulbar no 39
caleg sulbar no 40
caleg sulbar no 42