Puluhan Pelaku Usaha Majene Ikut Diklat di BDI Makassar

  • 14 Okt 2019
  • Regional
  • R Fajar Soenoe
  • 144
Gambar Puluhan Pelaku Usaha Majene Ikut Diklat di BDI Makassar

Mapos, Makassar — Sedikitnya 85 pelaku usaha Majene Ikut dalam pendidikan dan pelatihan (Diklat) di Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, Senin (14/10/2019).

Pelaksanaan Diklat ini merupakan program prioritas Bupati Majene, Fahmi Massiara lewat revolusi birunya dengan maksud untuk mewujudkan masyarakat cerdas.

Balai Diklat yang berada dibawah naungan Kementerian Perindustrian RI ini memberikan kesempatan tiga jenis Diklat kepada pelaku usaha asal Majene yaitu Diklat Aneka Pengolahan Ikan, Diklat Kemasan Pangan dan Diklat Finishing furniture.

“Pembukaan Diklat 3 In 1
Pembuatan Desain Kemasan Produk Pangan berbasis Kompetensi Angkatan XX tahun 2019 dilakukan di Balai Diklat Industri Makassar
Senin 14 Oktober 2019,” tulis release Kasubag Protokoler Sekretariat Pemkab Majene, Sufyan Ilbas.

Untuk pencapaian Revolusi Biru pada kesempatan itu, Majene mengikutkan 50 orang dalam Diklat Aneka Olahan Ikan, 25 orang Diklat Kemasan Pangan dan 10 orang Diklat Finishing furniture sehingga total peserta asal Kabupaten Majene sebanyak 85 orang.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan peluang besar bagi masyarakat Kabupaten Majene, terutama dalam hal peningkatan pemahaman terhadap pengembangan produk olahan berbasis ikan, kemasan pangan dan finishing furniture,” kata Bupati Fahmi.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah terjalin antara BDI Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Majene, dimana kerjasama yang dibangun juga secara langsung telah mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Majene pada sektor industri, perikanan dan ketenagakerjaan.

“Juga telah membantu mewujudkan program prioritas, yang disebut sebagai program revolusi biru melalui pengembangan main industri. Dalam program ini mempunyai goal point mencetak tenaga kerja sektor perindustrian dan perikanan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, mewujudkan masyarakat cerdas, serta penigkatan kesempatan berusaha, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian kerakyatan dalam mengoptimalkan potensi daerah yang didukung oleh kemandirian masyarakat,” beber Fahmi.

Bupati Majene, Fahmi Massiara tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Balai Diklat Industri Makassar, yang terus mendukung upaya Kabupaten Majene dalam pencapaian program prioritas di daerah.

“Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan sinergi bersama dalam memajukan perekonomian daerah demi kesejahteraan masyarakat Majene,” harapnya.

Khusus kepada para peserta Diklat, dia harapkan agar mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran dalam secara sungguh-sungguh, supaya ketika sepulang nantinya seluruh ilmu yang telah didapatkan dapat dipraktikkan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas demi menopang keberlanjutan usaha, baik secara kelompok maupun perorangan.

“Terakhir saya mengharapkan kepada para peserta Diklat untuk menjaga nama baik pribadi, pemerintah dan daerah kita, Kabupaten Majene yang kita cintai. Dan semoga semuanya dimudahkan Allah SWT, dianugerahi keselamatan dan kesehatan sampai pulang ke rumah masing-masing dan berkumpul lagi dengan keluarga tercinta,” tambahnya.

Turut hadir dalam pembukaan, Kepala BDI Makassar, Kepala Bapeda Majene, Kepala Balai Rehabilitas BNN Baddoka Makassar, Ketua assosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia Komda Sulsel, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene, Kabid Perindustrian Diskoperindag Majene, Kabid Pengembangan Ekonomi Bapeda Majene.

(ipunk)