Polres Matra Ekspose Kasus Januari 2020

Gambar Polres Matra Ekspose Kasus Januari 2020

Mapos, Mamuju – Polres Mamuju Utara gelar press release Pengungkapan Kasus di bulan Januari tahun 2020 yang dilaksanakan di Baruga Panaluang Polres Mamuju Utara, Senin Siang (27/01/2020).

Kasus adalah penipuan dan penggelapan dengan modus menjual kendaraan kepada korban. Ternyata justru kendaraan korban yang diambil pelaku

Selain penipuan, Polres Matra juga mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkoba sejak awal bulan Januari 2020 sampai sekarang.

Press release yang dipimpin oleh Waka Polres Mamuju Utara Kompol Jufri Hamid S.Sos yang dampingi oleh Kapolsek Baras Akp Rigan Hadi Nagara S.I.K dan Ps.Kasat Narkoba Iptu Ronald Suhartawan H.S.T.K, S.I.K,M.H menjelaskan.

Selama bulan Januari tahun 2020 ini, Sat Resnarkoba telah mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkoba sebanyak 6 kasus dengan total tersangka 7 orang dan barang bukti sebanyak 2,51 Gram dari lokasi yang berbeda-beda di wilayah Hukum Polres Mamuju Utara.

Sedangkan Polsek Baras berhasil mengungkap Pelaku Penipuan dan atau penggelapan dengan tersangka Harianto Alias Anto Alias Andi Iwan Alias Andi Wawan Alias Iwan, 31 tahun. Dia warga Dusun Rura Nanggala Desa Rura Kec.amatan Tondong Nanggala Kabupaten Toraja Utara dan beraksi di Dusun Beai Desa Singgani Kecamatan Lariang pada hari Kamis tanggal 09 Januari 2020.

“Pelaku ini lintas provinsi yang setelah dilakukan Introgasi telah melakukan perbuatan kriminal lain seperti Curanmor sebanyak 18 kali diberbagai tempat sejak tahun 2017,” kata wakapolres

Dari tangan tersangka penipuan dan penggelapan, penyidik mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda Motor Merk Yamaha Type Lexi Warna Putih tanpa Nomor Polisi dan menyangka pelaku dengan Pasal 378 Subs Pasal 372 KUH Pidana dengan Ancaman Hukuman 4 tahun penjara.

Sedangkan untuk pelaku Penyalahgunaan Narkoba akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1)Subs Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman minimal 4 tahun dan paling tinggi 20 tahun penjara.

(*)

Baca Juga