Pemprov Sulbar Matangkan Sambut Menag RI

Mapos, Mamuju – Pemprov Sulbar terus mematangkan persiapan menyambut kedatangan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat provinsi yang direncanakan pada 21 September 2026 mendatang.

Silaturahmi sekaligus makan malam bersama digelar antara jajaran Pemprov Sulbar dengan Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., di Rumah Makan Gayatri, Mamuju, pada Minggu malam (6/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategis membahas teknis pelaksanaan dan rangkaian agenda kunjungan Menteri Agama di Sulawesi Barat.

Dr. H. Bunyamin M. Yapid yang akrab disapa Bunyamin ini diketahui memiliki peran penting sebagai salah satu penasihat utama Menteri Agama dalam berbagai agenda strategis nasional. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan sejumlah masukan terkait kesiapan Pemprov Sulbar, mulai dari aspek protokoler hingga substansi kegiatan keagamaan yang akan melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, yang turut hadir langsung dalam pertemuan tersebut, menyampaikan bahwa Pemprov Sulbar sangat serius mempersiapkan kunjungan Menteri Agama ini.

“Kami dari Pemprov Sulbar menyambut baik dan sangat mengapresiasi kehadiran Tenaga Ahli Menteri Agama, Pak Bunyamin, di Mamuju. Pertemuan ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi dan mematangkan seluruh persiapan, baik dari sisi protokoler, keamanan, maupun substansi kegiatan Maulid Nabi nanti,” ujar Murdanil.

Lebih lanjut, Murdanil menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi yang akan dipusatkan oleh Pemprov Sulbar ini tidak hanya menjadi momentum peringatan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga ajang memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghidupkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kunjungan Menteri Agama dapat membawa berkah dan memberikan dampak positif bagi pembangunan keagamaan di Sulawesi Barat. Semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lintas sektor, akan kami libatkan agar kegiatan ini berjalan khidmat dan meriah,” tambah Murdanil.

Kehadiran Menteri Agama di Sulawesi Barat pada 21 September 2026 juga menjadi bentuk perhatian pusat terhadap penguatan moderasi beragama dan kerukunan umat di daerah. Sebelumnya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka juga telah menyampaikan rencana pelaksanaan doa bersama lintas agama yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi sebagai wujud toleransi dan persatuan.

Murdanil menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemprov Sulbar akan bekerja maksimal memastikan kesuksesan kegiatan ini, mulai dari persiapan lokasi, akomodasi, hingga rangkaian acara yang melibatkan masyarakat luas.

“Kami tidak ingin ada hal-hal yang terlewat. Ini adalah momen penting bagi Sulawesi Barat, dan kami ingin memberikan kesan terbaik kepada Menteri Agama serta seluruh tamu undangan,” tutup Murdanil.

Pemprov Sulbar berharap kunjungan Menteri Agama ini dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Sulawesi Barat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...