Patroli Kapolres Majene ke SPBU Mendapat Tanggapan Beragam dari Netizen

  • 9 Des 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 1090
Gambar Patroli Kapolres Majene ke SPBU Mendapat Tanggapan Beragam dari Netizen

Mapos, Majene — Langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) di Majene membuat masyarakat setempat harus rela mengantre di SPBU hingga dini hari.

Melihat keadaan itu, Kapolres Majene AKBP lrawan Banuaji, SIK,M.Si dengan menggunakan ranmor dinas roda dua melakukan patroli pagi dan meninjau Iangsung situasi di beberapa SPBU yang ada dalam Kota Majene, Senin (9/12/2019).

Di status laman FB Polres Majene yang diposting Senin (9/12/2019) siang tadi menyebut, Kapolres menyampaikan bahwa peninjauan SPBU ini dilaksanakan di dua titik yakni SPBU Lembang dan SPBU Rangas dengan tujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya antrian kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU saat pagi hari.

“Juga untuk mencari solusi agar antrian tidak mengganggu arus lalu lintas yang juga dapat menimbulkan potensi kerawanan baik kecelakaan Ialu lintas maupun potensi berbahaya Iainnya,” ujar AKBP Irawan Banuaji seperti dikutip dari status FB milik Polres Majene.

Status itu mendapat tanggapan beragam dari sejumlah netizen.

Coba pas malam hari pak ke SPBU atau pas pengisian jerigen oleh karyawan mungkin akan lain ceritanya..” tulis Khalis Muchlis AppouttinaPuang Lolo.

Dan dibalas oleh Hamzah Has Khalis Muchlis, “banyak di dapat itu Pak, apalagi patrolinya sampai subuh,” tulis Hamzah.

Demikian juga tanggapan Ikhsan Muchtar. Ia menulis “Tolong pa kapolres sekali kali patroli pada malam hari sekitarjam 3 malam pastikan kita dapat antriannya jergen dan lucunya kalau kita mau isi tanki mbil kita dilarang padahal ini SPBU bukan untuk Jergen pa,”.

Malah salah seorang netizen lainnya Satrya Mandala Putra menanggapi status itu secara detail tentang ulah oknum SPBU di Rangas. “Jam 12 sampai pukul 2 dini hari perlu patroli karena jeregen dimana2 sampai di semak2. Sebenarnya banyak masyarakat yg antri mengeluh krn pengisian jerigen yg bikin antri apa lg kami masyarakat yg ikut antri slalu was-was apa bila kendaraan Ialu lalang saat antri dini hari dalam keadaan kencang klo bukan kendaraan kami yg disenggol kami juga bisa disenggol sm kendaraan yg lewat. Sy pernah merekam sembunyi2 saat pengisian jerigen ternyata disekitarnya ada preman, jd tolonglah buat bapak Kapolres Majene agar SPBU yg dirangas perlu ditindak tegas soal jerigen ini,” tulis Satrya.

Diketahui, sejak awal hingga akhir tahun 2019 pasokan BBM terutama BBM Bersubsidi seperti bensin atau premium dan solar langka di Majene.

Untuk mendapatkannya, masyarakat setempat harus rela mengantre dan begadang hingga pagi.

(ipunk)