Kurva Pandemi Melandai, Pemerintah Optimis Songsong Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

0
156

Mapos, Mamuju – Menyongsong pembelajaran tatap muka terbatas, Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini ┬ádan Pendidikan Masyarakat Provinsi Sulawesi Barat menyerahkan sejumlah alat permainan edukatif (APE) indoor bagi lembaga PAUD di Mamuju. Bantuan ini diberikan kepada 23 lembaga PAUD yang terdampak gempa 6.2 SR Januari lalu.

“Hari ini kami khusus menyerahkan untuk 23 lembaga di Mamuju. Ini sebagai persiapan untuk menyongsong pembelajaran tatap muka terbatas yang sudah akan dilaksanakan in sya Allah Juli nanti. Kita optimis tahun ajaran baru Sulbar sudah bisa melaksanakan pembelajaran offline seiring melandainya kurva penyebaran Covid-19 di daerah kita,” tutur Kepala BP PAUD dan Dikmas Sulawesi Barat Dr. H. A. Rusdi, Rabu (02/06/2021).

Pembelajaran tatap muka terbatas ini sendiri didasari Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Sebagai perwakilan Bunda PAUD Kabupaten Mamuju, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Dra. Hj. Murniani terlihat hadir dalam seremoni ini.

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Mamuju menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala BP PAUD dan Diknas Sulawesi Barat, atas perhatian dan upayanya untuk memajukan pendidikan PAUD lewat bantuan hari ini. Kemudian kepada teman-teman lembaga penerima bantuan, semoga bantuannya dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik,” ungkap Murniani.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Barat, Dra. Hj. Ruskati Ali Baal, menghadiri acara ini secara virtual lewat zoom meeting menyatakan harapannya tentang proses belajar tatap muka Juli nanti.

“Kita menyadari betapa anak-anak kita sudah mulai jenuh di rumah, dan ingin segera kembali bersekolah. Semoga tahun ajaran baru nanti anak-anak sudah bisa belajar di kelas lagi. Terimakasih kepada BP PAUD Diknas atas dukungan menyambut pembelajaran offline dalam bentuk bantuan alat permainan edukatif. Semoga persentase kasus Covid19 di Sulawesi Barat semakin berkurang. Kemudian kepada lembaga penerima bantuan, saya ucapkan selamat. Mari kita gunakan dengan baik, maksimalkan proses pendidikan anak usia dini,” tutupnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.