Mapos, Mamuju – Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, memimpin Rapat Lanjutan Coaching Clinic Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra, Kamis (12/2/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov Sulbar yang menjadi penanggung jawab indikator SPM, sebagai bagian dari upaya penguatan perencanaan dan pemenuhan layanan dasar kepada masyarakat pada tahun anggaran 2026.
Dalam arahannya, Murdanil menegaskan bahwa pemenuhan SPM merupakan kewajiban pemerintah daerah yang harus dilaksanakan secara terukur, terarah, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar target indikator SPM dapat tercapai secara optimal.
“Standar Pelayanan Minimal bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak-hak dasar masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memastikan perencanaan, penganggaran, dan pelaporan SPM dilakukan secara cermat dan akuntabel,” ujar Murdanil.
Ia juga menambahkan bahwa penyusunan dan pemetaan program SPM Tahun 2026 harus selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta mendukung visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Menurutnya, implementasi SPM sejalan dengan semangat Pancadaya yang menjadi landasan pembangunan Sulawesi Barat, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan pelayanan dasar, serta tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Melalui Coaching Clinic ini, kita ingin memastikan seluruh indikator SPM terintegrasi dengan program prioritas daerah. Dengan begitu, pelaksanaan SPM tidak berjalan parsial, tetapi menjadi bagian dari strategi besar pembangunan Sulawesi Barat yang berdaya saing dan sejahtera,” jelasnya.
Rapat lanjutan ini juga menjadi forum evaluasi terhadap capaian SPM tahun sebelumnya serta identifikasi berbagai kendala di lapangan, guna dirumuskan langkah-langkah percepatan dan perbaikan pada tahun mendatang.
Dengan komitmen bersama dan penguatan koordinasi lintas sektor, Biro Pemkesra optimistis target pemenuhan SPM Tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal, sekaligus memperkuat implementasi Panca Daya dalam mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Barat.
(*)






