Jelang Ramadan, Bapperida Menilai Perlu Antisipasi Kenaikan Harga Pokok

Mapos, Mamuju — Menjelang Ramadan 1445 Hijriyah Bapperida menilai, Pemprov Sulbar perlu mengantisipasi kenaikan harga khususnya untuk kebutuhan pokok yang kian meningkat.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Muhammad Nur Dadjwi, mewakili Kepala Bapperida Sulbar Junda Maulana, dalam rakor TPID Sulbar di rujab Sekprov Sulbar, Kamis (22/2/2024).

Rapat dibuka Sekprov Sulbar Muhammad Idris melalui zoom meeting. Dalam rakor, Idris menekankan bahwa kunci utama isu pengendalian inflasi adalah menjadikan isu prioritas dan sinergi semua stakeholder seperti saat penanganan covid-19.

Muhammad Nur Dadjwi, mengatakan, TPID perlu melakukan pemantauan harga dan pasokan pangan secara serius dan intensif. Dan advokasi terhadap perkembangan harga komoditas.

Selain itu, lanjutnya, Pemprov Sulbar perlu lebih mengintensifkan pelaksanaan intervensi harga komoditi beras dan ikan setiap hari Senin dan Selasa selama bulan Ramadan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) setiap Senin dan Selasa, pengawasan bersama aparat penegak hukum terhadap ketidakwajaran kenaikan harga, gangguan distribusi, maupun penimbunan termasuk penyaluran distribusi BBM dan LPG.

“Perlu juga himbauan kepada masyarakat melalui media sosial dan iklan layanan masyarakat untuk konsumsi secara wajar serta bijak berbelanja,” kata Dadjwi.

(*/adv)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...