Irban Gelar Reses di Lapeo

0
39

Mapos, Polewali– Anggota DPRD Sulbar Irbad Kaimuddin menggelar reses di Desa Lapeo Kecamatan Campalagian, Minggu (15/11/2020). Kunjungan politisi PDIP ke konstituen ini, selain silaturahmi juga untuk menjaring aspirasi warga Kabupate Polewali Mandar.

Irbad Kaimuddin , mengatakan, masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat sesuai dengan tugas pokok dam fungsi seorang Anggota DPRD.

Dikesempatan reses tersebut Irbad banyak menjelaskan tugas dan bagian dari kewenanganya di komisi II DPRD Sulbar.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Reses kali ini berlangsung secara tatap muka dengan masyarakat. Sejatinya saya sebagai sebagai anggota DPRD memiliki tugas menjaring aspirasi masyarakat dan hari ini saya reses di tempat ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Apa yang bisa saya perjuangkan untuk masyarakat ,utamanya yang menyangkut bidang komisi saya untuk diajukan kepada Dinas terkait agart direalisasikan pada tahun 2022. Karena anggaran tahun 2021 sudah dibahas dan disahkan,” papar seniman yang dikenal merakyat ini.

Pada reses ini masyarakat pun mengemukakan sejumlah aspirasi diantaranya mengenai jenis bantuan sosial apa yang bisa diusulkan , masyarakat juga meminta kepada agar memperhatikan setiap usulan masyarakat.

“Saya ingin bertanya, apa saja jenis bantuan sosial yang diprogramkan oleh pemerintah,agar kami bisa memenuhui persyaratan apa saja yang dibutuhkan,jenis bantuannya untuk kriteria masyarakat seperti apa. Sekiranya juga usulan kami nanti dapat diperjuangkan oleh pak Irbad,” ungkap salah seorang warga.

Setelah mendengar aspirasi masyarakat, Irbad juga menjelaskan apa yang yang dipertanyakan oleh masyarakat.jenis program apa saja yang akan diprogramkan oleh pemerintah kepada masyarakat.

Irbad pun mengungkapkan bahwa apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan di teruskan kepada dinas yang bersangkutan.

“Untuk jenis bantuannya ada Kelompok Usaha Bersama dan ada juga bantuan Sosial untuk setiap rumah tangga yang tidak mampu. Bantuan tersebut berupa uang tunai yang langsung dikirim ke rekening masyarakat. Tapi setiap bantuan tersebut harus menggunakan proposal.Bila proposal sudah selesai bisa langsung diserahkan kepada saya juga bisa tim yang membantu saya,” tegas Irbad.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.