Dispora Polman Promosi KRB Lewat Festival Buah

  • 6 Apr 2019
  • Polewali
  • R Fajar Soenoe
  • 240
Gambar Dispora Polman Promosi KRB Lewat Festival Buah

Mapos, Polman — Untuk mengenalkan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Polman, Dispora setempat menggelar festival buah-buahan di Kebun Raya Bulo (KRB) di Kecamatan Bulo, Jum’at (6/4/2019).

Plt Kepala Dispora Polman – A Masri mengatakan, tujuan festival KRB adalah untuk mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan agar menikmati hasil buah-buahan KRB, sekaligus memperkenalkan KRB ke manca negara.

“Kita mengenalkan kepada dunia bahwa Polman juga memiliki destinasi wisata alam yang didalamnya terdapat berbagai buah-buahan seperti durian otong yang merupakan khas daerah Bulo, langsat dan rambutan,” terang A Masri.

Ia berharap, masyarakat setempat dapat lebih mengembangkan hasil perkebunan miliknya supaya perputaran ekonomi mereka dapat lebih cepat dan semakin meningkat.

Dikatakan, festival KRB kali ini sudah masuk dalam tahun ke 3 yang dia akui pelaksanaanya agak telat dikarenakan musim buah terkadang berubah-ubah.

“Setiap festival terlaksana, kita tetap berkoordinasi dengan komunitas KRB dan Anak Bulo Mandiri (ABM) sehingga kedepannya Festival KRB bisa dilaksanakan tepat waktu,” janji A Masri.

Ia mengakui bahwa Kabupaten Polman sebagai salah satu kabupaten di Sulbar yang paling banyak memilik ragam wisata.

“Salah satunya adalah KRB Kabupaten Polman dan merupakan salah satu aset wisata yang ada di Provinsi Sulbar,” tegasnya.

Dalam festival ini, lanjut A Masri, para pengunjung wisatawan KRB digratiskan menikmati buah-buahan di tempat wisata.

“Jika mereka ingin membawa pulang sebagai oleh-oleh, para pengunjung wisatawan harus membeli pada masyarakat,” ucapnya.

Ia memamaparkan, luas KBR yang mencapai sekitar 50 hektar yang sebahagian masih dalam.pengembangan dan merupakan milik masyarakat.

“Dengan luasan yang cukup memadai ini diharap akan dibangun wisata buatan, sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung dimusim buah saja, tapi mereka bisa berkunjuang diluar musim buah. Untuk menuju kesana, tentu dibutuhkan daya dukung masyarakat disertai dukungan pemerintah daerah, pelaku wisata dan komunitas KRB,” katanya.

Terpisah, Sekda Polman A Bebas Maggazali mengatakan, KRB merupakan salah satu destinasi wisata alam yang mengusung kearifan lokal pada agro wisata alam.

Ia berharap, selain mengangkat nilai wisata alam, perlu juga ada ciri khas buah-buahan diluar durian otong, seperti buah duku yang nilai ekonominya diatas dari buah langsat, buah manggis sehingga ada fase-fase jenis buah-buahan.

“Selain wisata alam , diharapkan nantinya dapat dibangun wisata buatan seperti water park, bersepeda, off road dan lain-lain,” tandas A Bebas .

(wahyuni)