Mapos, Makassar – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosip) Kabupaten Mamuju melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komunikasi dan Digital (Komdigi) Makassar pada hari Kamis, 22 Oktober 2026. Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan dan memperdalam sinergi digital antara Pemerintah Kabupaten Mamuju dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Kepala Diskominfosip Kabupaten Mamuju, Akhmad Taufiq, S.Ip., M.Si., menyampaikan bahwa pengelolaan infrastruktur digital di Kabupaten Mamuju saat ini belum terpusat.
“Perangkat Daerah di Kabupaten Mamuju masih menganggarkan pengelolaan jaringan di instansi masing-masing, sehingga belum dikelola terpusat di Kominfosip Mamuju,” ujar Akhmad Taufiq dalam pertemuan yang dikemas dalam bentuk diskusi tersebut. Ia menegaskan, tujuan utama kunjungan ini adalah untuk belajar dan mencari best practice pengelolaan urusan Kominfo.
“Tujuan utama kunjungan ini semata-mata ingin belajar. Harapannya ada ilmu baru yang bisa kami terapkan di Kabupaten Mamuju terkait pengelolaan urusan Komunikasi dan Informatika,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BAKTI Wilayah Kerja VI Makassar, Muhammad Luthfi Akib, SE., memaparkan sejumlah layanan
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi. Layanan tersebut meliputi penyediaan akses internet, penyediaan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah blankspot, Palapa Ring, program Ekosistem Digital untuk menghadirkan internet mandiri di pedesaan, serta SATRIA-1 (Satelit Republik Indonesia).
“Sebaran titik layanan akses internet di Kabupaten Mamuju sebanyak 160 titik,” terang Luthfi Akib. Rinciannya, 25 titik di Kecamatan Kalukku, 25 titik di Kalumpang, 19 titik di Mamuju, 19 titik di Simboro, 16 titik di Bonehau, 16 titik di Tommo, 12 titik di Papalang, 9 titik di Tapalang Barat, 7 titik di Sampaga, 7 titik di Kepulauan Bala-balakang, dan 5 titik di Tapalang.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala BPSDM Komdigi Makassar, Drs. Baso Saleh, M.I.Kom., mengapresiasi inisiatif rombongan Diskominfosip Mamuju.”Dalam pengelolaan infrastruktur digital diperlukan kesiapan SDM, sehingga pengelolaan infrastruktur ke depan bisa lebih baik,” ujar Baso Saleh. Ia menekankan perlunya keterlibatan dan respon cepat dari pemangku kebijakan di daerah dalam pengelolaan infrastruktur digital, agar pembuatan kebijakan berbasis digital bisa lebih cepat dan efisien.
(*)






