Arwin Tampung Aspirasi Warga Ranteberang

Gambar Arwin Tampung Aspirasi Warga Ranteberang

Mapos, Mamasa – Masyarakat Desa Ranteberang Kecamatan Buntumalangka akhirnya bisa melampiaskan aspirasi mereka kepada wakilnya di DPRD Mamasa.

Hal tersebut  diugkapkan  oleh sejumlah perwakilan masyarakat yang hadir dalam reses anggota DPRD mamasa Arwin Rahman Tona pada Kamis (30/02/2010) di Desa Ranteberang.

Salah satunya, akses jalan utama menuju pusat kota Kecamatan Bumal sejauh sekitar 3 km yang hingga saat ini belum tersentu APBD. Sementara jalan tersebut juga merupakan akses yang menghubungkan empat Desa  yakni Desa Ranteberang, Salurindu, Buntumalangka dan Desa Kebanga namun hingga saat ini masih rusak berat. dibeberapa titik ada yang sempit juga berlumpur, sehingga pada saat musim hujan tidak dapat dilalui kendaraan.

Arwin menyebut, jalan ini merupakan jalan vital dan merupaka nadi perekomian masyarakat khususnya Desa Ranteberang, karena merupakan satu-satu akses utama yang menghubungkan empat desa dengan Kota Kecamatan Buntumalangka yang menjadi pusat ekonomi masyarakat.

“Mestinya cepat diperbaiki karena jalan ini sangat berpengaruh pada kegiatan ekonomi masyarakat khususnya di Desa Ranteng Berang yang merupakan desa paling ujung, sementara tidak ada alternatif lain bagi masyarakat selain harus ke Kota Kecamatan untuk memasarkan hasil bumi, sekalihus berbelanja kebutuhan hidup,” ungkap Arwin.

Menurut Arwin sampai saat ini, belum ada APBD yanh dikucurkan oleh Pemerintah Daerah untuk perbaikan jalan tersebut. Beruntung ada alokasi Dana Desa yang dikucurkan sesuai permintaan masyarakat untuk memperbaiki salah satu titik jalan yang sangat parah dan juga satu jembatan.

Hal lain yang menjadi keluhan masyarakat adalah Jaringan Listrik yang hingga saat ini belum masuk ke wilayah Desa Ranteberang. Saat ini masyarakata satu Desa ini, terpaksa menggunakan alat penerangan dari pelita, lantaran kincir pembangkit listrik yang ada di Desa tersebut audah rusak dan tidak dapat lagi difungsikan.

“Pernah ada kincir yang dibantukan dari pemerintah tapi sekarang sudah rusak sehingga sekarang warga hanya menggunakan pelita,” kata Arwin.

Demikian juga ketersediaan jaringan selular, secara umum di kecamatan Buntumalangka masih mengeluhkan jaringan. jangankan untuk internetan, jaringan untuk menelfon saja, hanya tersedia di titik-titik tertentu.

“Soal informasi, masyarakat umumnya di Kecamatan Buntumalangka masih tertinggal. Beda dengan Aralle dan Mambi yanh sekarang sudah bisa mengakses jaringan Telkomsel 4G,” jelasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, politisi muda Nasdem ini, mengatakan, akan disampaikan kepada pihak eksekutif untuk dimuay dalam kebijakan Umum Anggaran untuk ditindak lanjuti dalam pembahasan APBD 2021. 

Arwin berharap  pihak eksutif dapat merealisasikan keluhan masyarakat Kec. Buntumalangka, demi pemerataan pembangunan dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Mamasa.

Kepada masyarakat, Arwin berjanji akan maksimal melaksanakan fungsinya sebagai wakil mereka di DPRD Mamasa, untuk menyampaikan  keluhan-keluhan yang diterima khususnya masyarakt Desa Ranteberang.

(anis)