Biro Pemkesra Matangkan PKS Beasiswa Berprestasi Bersama Unasman

Mapos, Mamuju – Biro Pemkesra Setda Sulbar kini tengah mematangkan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Langkah ini diambil untuk memastikan putra-putri daerah yang memiliki rekam jejak akademik cemerlang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah untuk mengembangkan potensinya di jenjang pendidikan tinggi.

Rapat pembahasan draf PKS ini digelar secara hybrid di Ruang Rapat Kepala Biro Pemkesra pada pukul 14.00 WITA. Meski Kepala Biro Pemkesra tengah menjalankan agenda kedinasan lain pada waktu bersamaan, pertemuan strategis yang melibatkan jajaran Biro Hukum dan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) ini tetap berjalan dengan lancar dan konstruktif.

Program beasiswa ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa dukungan bagi mahasiswa berprestasi adalah kunci untuk mempercepat kemajuan daerah di masa depan.

“Pemberian beasiswa berprestasi ini adalah bentuk apresiasi sekaligus investasi jangka panjang pemerintah. Kita ingin anak-anak muda Sulawesi Barat yang cerdas dan berbakat terus terfasilitasi dengan baik, agar mereka tumbuh menjadi SDM berdaya saing tinggi yang kelak akan menjadi pilar utama penggerak kemajuan daerah kita,” tegas Gubernur.

Secara strategis, inisiatif peningkatan kapasitas SDM ini tetap terintegrasi dalam semangat Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (PASTIPADU).

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menyoroti pentingnya mencetak agen-agen perubahan dari kalangan akademis untuk mendukung agenda besar penyelesaian masalah daerah.

“Peningkatan kualitas pendidikan tidak terpisahkan dari upaya kita menuntaskan persoalan mendasar di daerah. Melalui filosofi PASTIPADU, kolaborasi kita dengan institusi kampus seperti Unasman memastikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada intervensi sosial, tetapi juga secara proaktif membina talenta-talenta berprestasi yang ke depannya akan membawa inovasi bagi kesejahteraan masyarakat Sulbar secara holistik,” ungkap Junda.

Guna merealisasikan visi tersebut, sinergi yang solid bersama pihak Unasman menjadi landasan utama agar penyaluran beasiswa ini berjalan optimal dan tepat sasaran. Terkait teknis pelaksanaannya, Kepala Biro Pemkesra menegaskan bahwa draf PKS ini harus mengedepankan mekanisme penjaringan yang akuntabel dan berbasis meritokrasi murni. “Kami menelaah draf PKS ini secara saksama bersama Unasman dan Biro Hukum untuk memastikan sistem penyeleksian yang terbangun benar-benar objektif, transparan, dan terukur.

Tujuannya satu, beasiswa ini harus jatuh kepada mahasiswa yang sungguh-sungguh berprestasi sebagai pemacu motivasi belajar seluruh generasi muda di Sulawesi Barat,” tegas Kepala Biro dalam pesannya.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...