Majene  

Kapolres Sambangi Masjid dan Ulama

Mapos, Majene – Maraknya hoax dengan sengaja membenturkan isu agama yang belakangan beredar di dunia maya dan media sosial membuat jajaran Polres Majene menyikapinya dengan jalan menyambangi masjid dan tokoh agama.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy Sambangi tokoh agama foto : Humas Polres Majene

Bukti keprihatinan orang nomor satu di jajaran Polres Majene, Kapolres Majene, AKBP Asri Effendy pada Rabu (21/2/2018) sekitat pukul 20.00 WITA melaksanakan shalat Isya berjama’ah di Masjid Nurul Mustaqim Lingkungan Lipu Kelurahan Labuang Utara Kecamatan Banggae Timur.

Usai melaksanakan shalat berjama’ah, Asri Effendy menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada jama’ah mesjid dan masyarakat.

Dirinya meminta kepada masyarakat khususnya para remaja dan anak muda agar menghindari penyalahgunaan narkoba. “Kita sepakat bahwa narkoba adalah musuh kita bersama. Selaku pimpinan Polres Majene, saya senantiasa terbuka menerima saran, masukan dan kritikan apabila ada yang perlu disampaikan. Silakan disampaikan kepada kami dan kami siap dan terbuka menerima saran dan masukan terkait pelaksanaan tugas kami,” ungkap Asri Effendy yang bekomitmen melawan tuntas penyalahgunaan narkoba.

Tak lupa Asri Effendy mohon do’a dan dukungannya kepada jama’ah agar selama dia melaksanakan tugas di Polres Majene senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, santun serta rendah hati dalam melaksanakan tugas sehari hari.

Sebelumnya Asri Effendy didampingi Kanit Sosbud Bripka Hasbi menyambangi tokoh agama dan juga Ketua Muhammadiah Kabupaten Majene Drs.H.Masyruk M.Mahmud,S.Pd.M.Pd.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua Muhammadiah Thamrin, SPdI dan Sekretaris Muhammadiah Muslim,AT, Asri Effendy mengucapkan trima kasih kepada para tokoh agama, karena sudah bersedia menerima dan meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi.

Dia berharap kepada para tokoh agama dan ulama agar senantiasa membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meredam segala bentuk isu-isu yang bersifat profokasi dan mengadu domba.

“Peran tokoh agama sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat terutama dalam menangkal semua indikasi yang mengarah pada perpecahan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya sangat mengharapkan peran aktif tokoh agama dalam menangkal semua upaya-upaya yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” tutup Asri Effendy.

(arfan)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...