Mapos, Mamuju – Dinsos Sulbar ikut pertemuan tahunan BI Perwakilan Sulbar di Grand Maleo Convention Centre, Jumat (28/11/2025). Salah satu tujuan pertemuan ini adalah evaluasi dan penyerahan award terhadap pencapaian kegiatan perekonomian wilayah Sulbar.
Meeting para eksekutif Sulbar ini bertema Tangguh dan mandiri sinergi mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan berdaya tahan. Sekretaris Dinsos Sulbar Muh. Nur Dajwi hadir mewakili Kadis Dinsos Abdul Wahab Hasan Sulur.
Turut hadir kepala perwakilan BI , deputy BI, Bupati se sulbar, para kepala OPD Pemprov Sulbar dan instansi vertikal lainnya.
“Pertemuan ini membahas tentang outlook perekonomian sulbar. Sebagai catatan. pertumbuhan ekonomi Sulbar tahun 2025 cukup menggembirakan, yakni tumbuh 5,83 persen. Begitu juga dengan inflasi Sulbar stabil di angka 3,68 persen,” kata Nur Dajwi.
Diungkapkan, beberapa rekomendasi BI terkait pertumbuhan ekonomi adalah
1. Pengendalian inflasi daerah
2. Publikasi & layanan statistik ekonomi
3. Seminar/workshop ekonomi daerah
4. Kajian dan rekomendasi pengembangam ekonomi.
Dan rekomendasi implementasi pengembangan ekonomi, yaitu :
1. Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah
2. Pengembangan UMKM dan keuangan inklusif
3. Digitlaisasi sistem pembayaran
Kemudian lima rekomendasi strategis penguatan perekonomian sulawesi barat 2026.
1. Penguatan sektor pertanian dan perkebunan
2. Hilirisasi Komoditas unggulan
3. Pengembangan UMKM dan keuangan inklusif
4. Peningkatan infrastruktur dan konektivitas
5. Stabilitas harga dan pengendalian inflasi pangan.
Pertemuan ini serentak dibuka oleh presiden RI Prabowo Subianto secara zoom dari jakarta.
Sementara Kadinsos Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur, mengatakan, hal yang menggembirakan adalah secara nasional Pemprov Sulbar meraih penanganan TPID terbaik wilayah Sulawesi. Ini monumental dan prestasi luar biasa ditengah kelemahan fiskal.
(*)






