Warga Melihat Seperti Tembakan Suar SOS di Perairan Majene

  • 8 Apr 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 395
Gambar Warga Melihat Seperti Tembakan Suar SOS di Perairan Majene

Mapos, Majene – Jajaran Polsek Sendana seperti biasanya melakukan patroli di wilayah tersebut. Namun, dalam perjalanan menuju ke Kecamatan Tubo Sendana, polisi mendapat laporan dari warga bahwa mereka melihat tembakan bola api sebanyak dua kali meluncur ke udara di perairan laut Sumakuyu.

Kapolsek Sendana AKP Achmad Syarif Tola, Senin (8/4/2019) mengatakan, Minggu malam sekitar pukul 20.30 Wita, jajarannya melalukan apel persiapan patroli rutin di Mako Polsek Sendana.

Dalam arahannya, ia minta kepada anggota Polsek Sendana agar tetap memperhatikan keselamatan perorangan dalam melaksanakan tugas di lapangan, termasuk peka dan waspada terhadap orang asing (OTK).

Giat patroli pun dibagi 2 regu secara bergantian dan regu 1 dipimpin langsung olehnya dengan menyasar
tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Setelah APP personil, Achmad Syarif Tola bersama anggota melaksanakan patroli dengan mengunakan kendaraan dinas berpatroli ke arah Kecamatan Tubo Sendana.

“Namun dalam perjalanan, kami mendapat info dari warga bernama Roi (27) pekerjaan karyawan PLN, alamat Dusun Parabaya, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana dan Arham (18) pelajar, alamat Dusun Tammerodo, Desa Tammerodo Kecamatan Tammerodo Sendana yang melaporkan bahwa di tengah laut terlihat oleh keduanya seperti sinar bola api lurus keatas sebanyak 2 kali.

“Menurut perkiraan kami, sinar itu merupakan suar SOS dari kapal laut yang membutuhkan pertolongan, sehingga salah satu warga memberi isyarat dari darat dengan memberi kode menggunakan senter HP dan dibalas dari sumber api tersebut dengan kode senter sebanyak 2 kali,” cerita Achmad Syarif Tola.

Mendapat laporan, ia bersama polisi lainnya berusaha mencari parahu disekitar lokasi untuk digunakan ke sumber bola api untuk memastikan info yang dimaksud, namun tidak ada perahu yang layak untuk digunakan ke TKP.

Sayangnya, hingga berita ini tayang, belum ada laporan terkini soal sumber suar dimaksud.

(ipunk)