Tim Surveyor PKM Disambut Baik Bupati Majene

  • 19 Des 2018
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 51
Gambar Tim Surveyor PKM Disambut Baik Bupati Majene

Majene, Mapos – Bupati Majene Fahmi Massiara menyambut baik kedatangan tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk Puskesmas (PKM) Lembang di salah satu hotel di Majene, Rabu (19/12/2018).

Bupati Majene Fahmi Massiara menyambut tim Surveyor PKM Lembang di Salah satu hotel di Majene, Rabu 19 Desember 2018 foto : Ist

Sebelumnya, tim surveyor sudah melakukan survey selama 3 hari di PKM Malunda dan mulai Kamis (20/12/2018) besok, tim akan berkonsentrasi melakukan survey ke PKM Lembang selama 3 hari.

Dalam sambutannya Bupati Fahmi Massiara menyebut, untuk dewasa ini, pasti di setiap PKM sudah mengetahui hal-hal apa saja yang akan dinilai oleh surveyor.

“Saya harap semua yang terlibat besok di PKM Lembang dapat memberikn jawaban dan menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan oleh Tim surveyor,” ucap Fahmi Massiara.

Permasalahan yang timbul saat ini di Majene kata dia, kurangnya jumlah dokter yang ada. Sehingga pemenuhan kebutuhan dokter sangat minim.

“Kami kemarin selaku Pemerintah Kabupaten telah membuka kuota penerimaan CPNS untuk dokter ahli, tapi rupanya tidak ada satupun peminat. Inilah yang menjadi kekurangan kita disini,” aku Fahmi Massiara dihadapan tim survey.

Sementara itu tim Surveyor yang diketuai oleh dr Harni Sahara mengatakan, tujuan kedatangannya adalah karena selaku Komisi Akreditasi akan menilai 776 elemen penilaian terhadap FKTP dan garis besarnya ada 3 yaitu :
• Pelayanan dalam gedung
• Pelayanan luar Gedung
• Pelayanan Administrasi

“Kami 3 hari di lokasi, melakukan penelusuran ke lapangan, wawancara dengan petugas PKM dan wawancara dengan pemerintah serta tokoh masyarakat yang dekat dengan PKM. Kami mohon ijin, selama 3 hari akan melakukan penilaian di PKM Lembang,” tutur dr Harni Sahara.

Dalam kegiatan itu, tim akreditasi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kepala PKM Lembang dengan tujuan agar kerahasiaan hasil survey di PKM tetap terjaga.

“Karena kami akan memeriksa semua yang ada di PKM Lembang. Dan untuk PKM , Kapusnya tidak akan meninggalakan tempat selama pemeriksaan dilaksanakan… kecuali untuk hal yang sangat penting sekali,” kunci dr Harni.

(ipunk)