Teka-Teki Pembunuhan Ali Terkuak, Pelaku Terciduk di Mamasa

0
450

1513679991-picsay

Mapos, Mamuju – Wandy alias Narto tergolong sangat kejam saat menghabisi nyawa Ali (30) Warga Lorong I, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju.

Pelaku menghabisi korbannya dengan membacok menggunakan parang. Pembunuhan kejam tersebut diketahui, setelah Ali ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi tanah kosong dekat pencetakan batu merah di Desa Bunde, Kecamata Sampaga. Selasa (19/12/2017) pukul 16.30 WITA.

Usai menghabisi nyawa korban, pelaku kabur dan berusaha menghilangkan jejak. Tapi pelariannya tersebut, selasa (19/12/2017) berakhir.

Penangkapan tersangka tepatnya dirumah keluarga tersangka di Desa Salukayyang, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa akhirnya mengungkap hubungannya dengan korban yang selama ini menjadi teka-teki.

Kasat Reskrim Polres “Metro” Mamuju AKP. jamaluddin menjelaskan, terbongkarnya pembunuhan ini, bermula dari ditemukannya Handphone pelaku didekat korban. Ternyata terungkap, bahwa pelaku tersangka adalah tetangga korban.

Menurut Jamaluddin, diduga kuat pelaku sudah merencanakan dengan matang untuk menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati ayamnya mati diracun.

Jamaluddin menceritakan, hasil interogasi, pelaku telah mengakui semua perbuatannya bahwa Ia yang melakukan pembunuhan itu seorang diri dipicu rasa emosi dikarenakan ayam miliknya mati, diduga dikasih makanan yang beracun oleh korban.

“Pada saat pelaku mendatangi korban dan menanyakan prihal tersebut kepada korban sambil berkata kenapa ayam saya dikasih gabah tiba-tiba korban marah dan memukul pelaku. Saat itulah pelaku emosi dan melakukan pembacokan secara berukang-ulang,” ujar Jamaluddin menirukan perkataan pelaku.

Disebutkan, sebelum terjadi penangkapan terhadap pelaku, Kasat Reskrim AKP. Jamaluddin bersama Kanit Resmob Bripka Samsu Alam dan anggota Resmob beserta dua anggota Polsek Kalukku Bripka Muh. Iqbal dan Bripka Muh. Sayuti melakukan penyelidikan ke Keang, Kecamatan Kalukku dan bertemu dengan Nurliati (kakak kandung) pelaku.

Jamaluddin mengatakan, dari informasi awal yang diterima dari kakak kandung pelaku serta dikuatkan dengan informasi kakak ipar pelaku Misbar membenarkan bahwa Handphone yang ditemukan di TKP adalah Hp milik pelaku hingga informasi pelarian pelaku ke Mamasa.

(usman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.