Mapos, Matra – Upacara Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Mamuju Utara, memunculkan sejuta cerita.
Sebelum detik-detik kenaikan bendera merah putih, terjadi insiden kecil. Salah seorang pasukan pembawa Bendera Merah Putih tiba-tiba pingsan saat upacara sedang berlangsung. Lama tak sadar diri, Ia pun dilarikan ke rumah sakit.
Selain insiden pingsannya salah seorang pasukan pembawa bendera, ada yang lebih menarik dari kejadian tadi. Sejumlah ASN juga terlibat kesibukan dengan bermain Hp, bahkan ada diantaranya yang keluar dari barisan upacara dan memilih duduk dibawah pohon disaat Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Utara sedang membacakan sambutan Menteri peringatan Hari Pahlawan.
Adapula terlihat sejumlah ASN yang terlambat mengikuti upacara dan berada diluar pagar kantor Bupati, walau berada diluar pagar batas peserta upacara, ASN yang terlambat itu terlihat serius mengikuti upacara hingga selesai.
Ditemui usai upacara, Sekda Matra M. Natsir yang ditanyai seputar kejadian itu mengatakan, ASN yang sibuk bermain Hp dan bergeser dari barisan serta memilih duduk dibawah pohon, mereka itu belum bisa menjadi teladan yang baik, tidak menghargai jasa dan nilai – nilai kepahlawanan yang telah di cetuskan oleh para pejuang. Jumat (10/11/2017).
“Mereka semua yang memilih duduk dan bermain Hp, belum bisa menjadi teladan yang baik, tidak menghargai jasa dan nilai – nilai kepahlawanan yang telah di cetuskan oleh para pejuang,” terang M. Natsir.
Dikatakan, peristiwa ini akan menjadi barometer kedepannya bagi Pemda Matra untuk lebih meningkatkan lagi kedisiplinan para ASN dan itu harus di mulai dari kesadaran diri masing-masing.
(joni)







