Ribuan Peserta Porseni Kemenag Padati Stadion Prasamya Mandar Majene

  • 29 Des 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 678
Gambar Ribuan Peserta Porseni Kemenag Padati Stadion Prasamya Mandar Majene

Mapos, Majene — Menyambut Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) ke 74 tahun 2020, Kemenag Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjadikan Kabupaten Majene sebagai tuan rumah Porseni III.

Pembukaan Porseni III Kementerian Agama se Provinsi Sulbar di Stadion Parasamnya Mandar Majene, Minggu (29/12/2019) dihadiri oleh para petinggi Sulbar, para undangan dan sekitar enam ribuan peserta devile.

Peserta devile antara lain utusan Kanwil Kemenag Sulbar sebanyak 210 orang, Kabupaten Majene 1 750 orang, Kabupaten Polman 1.530 orang, Kabupaten Mamuju 750 orang, Kabupaten Mamasa 300 orang, Kabupaten Mateng 220 orang, Kabupaten Pasangkayu 250 orang dan STAIN Majene sebanyak150 orang.

Menurut laporan panitia pelaksana, Kamaruddin, Porseni akan berlangsung dari 29 Desember 2019 hingga 3 Januari 2020 yang dilaksanakan di dalam Kota Majene.

Maksud dan tujuan kegiatan katanya, untuk memberikan kesempatan bagi ASN dan Non ASN dilingkup Kanwil Kemenag Sulbar agar mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga dan seni.

“Juga sebagai sarana memupuk, memelihara dan menggalang rasa persatuan dan persaudaraan dalam keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat,” katanya.

Sementara Cabang Olahraga yang dipertandingkan antara lain volley ball, bulutangkis, tennis lapangan, tennis meja, sepak takraw, sepak bola, senam kebugaran dan tarik tambang.

Sedangkan untuk seni, akan memperlombakan qasidah, mars dan himne DWP, cerdas cermat, daur ulang dan spontanitas, Kemenag idol dan paduan suara.

Kanwil Kemenag Sulbar M Mufly dalam sambutannya mengatakan, Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke 74 tahun 2020 mengambil tema “Umat Rukun, Indonesia Maju”.

Tema ini katanya dipilih, karena pada hakekatnya agama berfungsi menyemai kebaikan, menebar kerukunan, karena kerukunan adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kerukunan akan membawa kebahagiaan, kerukunan adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan, kerukunan merupakan pintu maslahat bersama, dan hanya dengan sikap hidup beragama yang rukun Indonesia bisa maju.

Ia tak lupa berterima kasih kepada semua pihak, baik pemerintah daerah, para wakil rakyat di parlemen, majelis-majelis agama, dan tokoh agama, pers dan media, maupun seluruh lapisan masyarakat umat beragama atas segala dukungan dan kerjasama yang telah diberikan kepada kementerian agama selama ini.

“Semoga dukungan dan kerjasama ini semakin efektif dan produktif di masa-masa mendatang,” harapnya.

Akhirnya Ia berpesan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama supaya memaknai bekerja sebagai ibadah, bekerja melayani masyarakat adalah sebuah kehormatan.

“Mari menjalankan pengabdian dengan sikap amanah dan keikhlasan serta jangan sekali-kali mempermainkan jabatan,” katanya.

Pada kesempatan sama, Bupati Majene, Fahmi Massiara berucap selamat datang kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat beserta seluruh jajarannya dan tamu undangan di Bumi Assamalewuang dalam rangka pembukaan Porseni III Kementerian Agama.

“Kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian pada hari ini merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan tersendiri bagi kami karena telah menjadikan Kabupaten Majene Bumi Assamalewuang menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan Porseni ketiga Kementerian Agama untuk menyambut Hari Amal Bhakti Kementerian Agama tanggal 3 Januari 2020 mendatang,” ucap Fahmi Massiara.

Melalui Porseni Kemenag, Fahmi Massiara berharap dengan semangat olahraga akan semakin meningkatkan semangat keberagaman diantara sesama umat beragama, sehingga ke depan dapat terwujud suasana hidup rukun damai dalam keberagaman bersatu dan dapat menyatukan diri dalam bingkai toleransi antar umat beragama.

Sementara, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melalui Sekprov Sulbar, Idris DP mengatakan, Kementerian Agama hadir untuk mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama di negara kesatuan Republik Indonesia.

“Pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama menyertai denyut nadi kebangsaan kita, yang terus-menerus menjaga semangat penguatan umat,” katanya.

Karena itu lanjut Idris, melalui Porseni ke-3 Kementerian Agama Sulawesi Barat, Ia atas nama Pemerintah Provinsi berharap agar dapat menunjukkan kematangan dan kedewasaan di dalam menghadapi berbagai persoalan dalam pembangunan bangsa dan negara khususnya dibidang keagamaan di Sulawesi Barat.

“Karena tantangan ke depan kehidupan beragama tidak semakin mudah, tetapi mungkin semakin berat dan kompleks, jika kita tidak mempersiapkan diri dengan baik, baik fisik maupun mental, maka bukan tidak mungkin eksistensi Kementerian Agama akan dipertanyakan,” ucapnya seraya menambahkan bahwa Pemprov Sulbar berterimakasih kepada seluruh elemen yang terlibat sehingga pembukaan Porseni ketiga Kementerian Agama Sulawesi Barat di Kabupaten Majene berjalan suskses.

Usai Upacara Pembukaan Porseni III Kemenag Sulbar, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Hukum oleh Kajati Sulbar yang diawali pengucapan Janji ASN Kemenag yang antara lain berbunyi, tidak akan melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama, tidak akan melakukan pelanggaran perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

(ipunk)