Rakor Ketransmigrasian dan FGD di Yogyakarta, Ini Paparan Kadistrans Sulbar

Mapos, Mamuju — Dinas Transmigrasi Sulbar menginisiasi Rapat Koordinasi Ketransmigrasian, Focus Group Discussion
Global Gotong Royong Tetraprenuer dan Magang Calon Manager Lini Bisnis Bumdes Kawasan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat TA. 2024 pada Kawasan Transmigrasi, Kawasan Pedesaan, dan Kawasan Ekonomi Baru di Yogyakarta, mulai tanggal 26-28 Februari.

Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar, Ibrahim, mengatakan bahwa tema kegiatan itu adalah ‚ÄúStrategi Kolaborasi untuk Mewujudkan Kawasan Transmigrasi Berdaya Saing Berbasis SDGs Desa di Sulawesi Barat.”

“Kegatan ini diinisasi Dinas Transmigrasi Sulbar. Tujuannya adalah mengoptimalkan koordinasi dan integrasi Program dan kegiatan, mendukung pembangunan Pengembangan kawasan transmigrasi dan Investasi, kemitraan kawasan transmigrasi, Kawasan pedesaan dan kawasan ekonomi baru melalui Program Ketransmigrasian tahun anggaran 2025,” paparnya, Rabu (28/02/2029).

Selain itu, lanjut Ibrahim, membangun komunikasi, informasi, dan edukasi antar stakehoder. Mulai dari Desa hingga Pemerintah pusat untuk pembentukan kebijakan peningkatan indeks kawasan transmigrasi.

“Tujuan berikut yaitu merancang kerjasama dana sharing APBD antar provinsi, antar kabupaten dan dana Bumdes daerah asal ke Sulbar. Untuk Sulawesi Barat ramah investasi,” katanya.

Mengintegrasikan pembangunan kawasan Potensial dengan pembangunan kawasan perdesaan dan daerah tertinggal. Dengan Kemudahan akses bantuan perbankan berupa KUR, kemudahan sertifikat hak milik/pakai dan tenaga ahli bidang pertanian, pertenakan, perikanan dan pariwisata untuk Bumdesa dan unit permukiman transmigrasi.

(*/adv)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...