Rahayu, Cucu Seorang Veteran di LIDA Indonesia

Mapos, Mamuju – Peserta kontestan Liga Dangdut (LIDA) Indonesia yang diadakan salah satu stasiun TV ternama di Indonesia semakin marak. Nama Rahayu sebagai salah satu kontestan dari Sulawesi Barat menuai pujian dari beberapa pihak. Turut mengambil bagian yaitu organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Panca Marga Pengurus Daerah di Sulawesi Barat.

Rahayu

Dihubungi melalui pesan singkat Ketua PPM Sulbar H. Firman Juang Mallarangeng, mengatakan, peserta atau kontestan LIDA ini ada yang merupakan bagian dari keluarga besar Veteran RI.

“Sebagai kader dan bagian yang tidak terpisahkan, Rahayu mestinya kita dukung. Apalagi ini hal yang positif. Bisa mengharumkan nama daerah ke tingkat nasional. Saya bertemu keluarganya baru-baru ini, beliau menyampaikan bahwa adik kita Rahayu ini masih duduk di Madrasah Tsanawiyah di Mamuju,” paparnya, Selasa (20/02/2018).

Usia Rahayu masih 15 tahun. Dia merupakan cucu dari seorang veteran. “Sebagai keluarga besar tentunya kami bangga jika bisa mewakili Sulawesi Barat pada ajang ini,” kata Firman.

Selain itu, lanjut Firman, potensi yang dimiliki Sulawesi Barat akan semakin mempunyai khasanah baru dengan hadirnya bintang muda. Kedepannya, budaya mandar tidak diisi oleh artis nasional saja.

Ketua PPM Sulbar, H. Firman Juang Mallarangeng

“Kita juga harus bisa mengasah dan mengembangkan apa yang kita miliki. Tentunya sejak dini harus digali. potensi ini harus terus diasah. Perkenalkan pada seluruh daerah bahwa kita punya potensi yang tidak kalah menarik dengan dunia luar”, katanya.

Sulbar tidak hanya punya Sitti dan Sici paramida saja. Sulbar pun punya lima kontestan di ajang ini untuk tampil di tengah-tengah masyarakat Ssulawesi Barat.
“Acara seremonial yang sering diadakan di daerah mestinya tidak berfokus ke artis nasional saja. Lokal pun bisa, asalkan sering saja kita ingatkan untuk diasah potensinya. Budaya kita juga tidak tergerus dengan gaya dan penampilan dari luar yang lebih ditonjolkan. Mestinya kita bangga,melalui ajang ini lahir potensi baru hasil seleksi. Tinggal bagaimana kita maksimalkan saja perannya,” kunci Firman.
(maman)
Baca Juga