Mamuju – Adanya tudingan bahwa dari lima peserta Liga Dangdut Indonesia (LIDA) asal Sulawesi Barat tidak mendapat perhatian dari promotor. Malahan mereka berbeda pesawat, saat akan berangkat menuju Jakarta mengikuti liga dangdut.
Menepis tudingan itu, Andi Reskiawanti akhirnya membuka suara. Dia mengatakan, terlalu berlebihan jika ada orang atau pendamping peserta yang sengaja mau merusak suasana keberangkatan peserta LIDA dari Sulbar.
Jangan berbicara yang tidak jelas, Ini bukan pilkada, dimana mau gunakan cara-cara yang negatif karena terlalu berambisi memenangkan jagoannya.
”Saya dari awal memfasilitasi semua keperluan keberangkatan adik-adik duta dan sebelum berangkat kami breafing dulu di kantor Dispora Sulawesi Barat sampai pukul 18.30 Wita.” terang Andi Reskiawanti.

Ada baiknya, teman-teman yang lainnya tidak perlu berburuk sangka terhadap saya jika tidak mengetahui kronologis kejadiannya. Harusnya kita mensuport peserta kita dari Sulbar, bukan malah menggiring mereka ke berita-berita negatif.
“Untuk para pendamping. Andi Reskiawanti menyarankan, agar tidak sembarang berbicara di media, silahkan jalan untuk mencari simpati terhadap jagoan tapi jangan umbar hal yang tidak benar.
“Orang tidak tahu bagaimana suka duka mengurus tim kecil ini, soal pendamping memang kami tidak memfasilitasi tiket karena memang kami tidak mengatur diluar urusan duta LIDA. Yang bilang saya? tidak mendampingi itu siapa, apakah mereka bisa berangkat duluan tanpa saya?. Salah satu duta menyanggupi untuk saling menjaga sampai saya datang dan sebelumnya saya juga sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Perwakilan Sulbar untuk menjemput adik-adik kita karena kondisi saya yang dapat penerbangan siang harinya,” kata Reskiawanti.
Lebih jauh dirinya menyebut, saking fokusnya saya mengurus adik-adik sampai urusan tiket saya sendiri tidak terhandel. Dalam hati saya berkata, biarlah saya yang tidak mendapat tiket asal bukan duta liga Sulbar.
“Dari kemarin hingga malam, saya terus yang mengurus persiapan ini dengan cara yang sederhana, meminta pihak perwakilan dari Pemprov untuk melepas adik-adik.” tutup Andi Reskiawanti.
(fitria)






