Pilkada Mamuju : Dauh Yahya Bisa Pecahkan Suara Calon Lain

Gambar Pilkada Mamuju : Dauh Yahya Bisa Pecahkan Suara Calon Lain

Mapos, Mamuju – Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju tahun 2020, semakin menghangat. Banyak yang menilai bahwa majunya Muh. Daud Yahya bisa berimbas kepada pecahnya suara dari masing-masing calon yang ikut berkompetisi di Pilkada tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, basis-basis suara para calon bisa berubah.

Daud Yahya dinilai sebagai kuda hitam di Pilkada Mamuju. Kecuali bila Daud Yahya berpihak kepada salah satu calon maka kantong-kantong suara diantara para calon bisa signifikan.

Demikian hal tersebut disampaikan Pakar Politik Soekarno Darwin.

Dia menyebut, basis Daud Yahya tidak bisa dipandang remeh. Apalagi kekuatan silaturahmi orang-orang terdahulu masih tetap melekat kepada nama besar Muh. Daud Yahya.

“Saya paham dan tau betul siapa Muh. Daud Yahya. Basis kekeluargaannya masih tetap melekat sampai sekarang. Itu yang menjadi kekuatan dari Daud sendiri,” sebutnya. Kamis (3/10/2019).

Selain itu, ada beberapa kecamatan yang menjadi basis kuat dari Daud. Mereka yang ada dibasis ini tinggal menunggu sinyal dari Daud. “Ini yamg perlu diwaspadai daei para calon lainnya,” ujarnya.

Pak Daud ini waktu menginjakkan kakinya ke Mamuju pada tahun 2003, memang sudah berpikir untuk memajukkan Mamuju. Niatnya untuk memajukan Mamuju sudah lama saat beliau masih di birokrasi.

“Waktu Pak SDK bupati, Daud ini pernah menyatakan maju bertarung Pilkada Mamuju pada saat itu. Hebatnya pak SDK ini karena beliau (SDK, red) tau kekuatan Daud hingga akhirnya niat untuk maju dibatalkan,” cerita Soekarno.

Di Pilkada Mamuju ini kembali terulang lagi. “Saya sebut Daud sebagai Kuda hitam karena pasukannya bisa dikatakan pasukan bawah tanah. Pergerakannya senyap tapi tepat target,” tambahnya.

Dia menyakinkan bahwa dengan majunya Daud Yahya sebagai kandidat calon Bupati Mamuju bisa dipastikan kantong-kantong suara dari kandidat lainnya bisa pecah. “Bisa saya pastikan dengan majunya Daud Yahya, suara calon lain bisa pecah,” tutupnya.

(usman)

Baca Juga