Perbup DD Telat Bakal Hambat Pembangunan

0
24

Mapos, Majene – Roda pembangunan di desa tidak akan berjalan sesuai harapan jika ongkos pembangunan melalui dana desa (DD) tidak dikucurkan.

Hingga memasuki triwulan kedua 2018, DD tak kunjung cair. Disebut-sebut terganjal oleh peraturan bupati (Perbup).

Setidaknya ada 62 desa sekabupaten Majene bakal telat melaksanakan pembangunan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Keterlambatan pencairan DD ini berpotensi menghambat pembangunan desa,” ujar salah seorang kepala desa yang tidak ingin namanya disebut di laman ini.
Menurut dia, seharusnya akhir Januari 2018, DD sudah dapat dicairkan. “Sudah banyak warga  yang menanyakan kapan pembangunan infrastruktur desa dibangun,” ujarnya.

Senada kepala desa lainnya. Ia mengungkapkan, lambatnya pencairan DD dinilai menjadi beban moril bagi para kepala desa.”Kami berharap Perbup segara dibuat agar tidak menyulitkan laporan pertanggungjawaban,” paparnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Majene Andi Amriana Chaerani dimintai tanggapan soal Perbup DD akhir pekan lalu mengatakan, dalam waktu dekat bagian hukum Setda Majene akan menerbitkan Perbup DD.

“Memang pagu anggaran setiap desa sudah ditandatangani oleh kami, tinggal menunggu proses penerbitan Perbup di bagian hukum. Dan apabila Perbup-nya sudah terbit, kita segera informasikan ke setiap desa,” tutur mantan Camat Banggae Timur itu.

Terpisah, Kepala Bagian Hukum Setda Majene Fauzan mengaku, pihaknya telah menyelesaikan penyusunan penerbitan Perbup tentang DD. “Iya, Perbupnya sudah selesai, tinggal ditandatangani oleh pak bupati,” singkat Fauzan.

(ipunk)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.