Pemkab Mamuju Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan CPNS 2019

Gambar Pemkab Mamuju Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan CPNS 2019

Mapos, Mamuju – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang ingin mengikuti seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019, untuk berhati-hati dan mewaspdai adanya kemungkinan penipuan terkait penerimaan CPNS tersebut.

Para calon pendaftar diimbau untuk tidak perlu mempercayai jika ada pihak yang menjanjikan bisa memberikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju H. Suaib.

“Jadi ini nanti karena semuanya sudah online, dijamin semuanya itu tidak dapat mempengaruhi hasil. Semuanya hasilnya ya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Jadi tidak ada intervensi apapun di luar itu.” tutur Suaib, Jumat (01/11/2019).

Ia juga menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, Pemkab Mamuju masih menunggu petunjuk teknis terkait penerimaan CPNS tersbut. sedangkan untuk persyaratan, masyarakat nantinya diminta untuk melihat secara online. Termasuk juga jadwal pendaftarannya, nantinya juga akan disampaikan secara online. Untuk itu pihaknya meminta kepada para calon pendaftar untuk mempersiapkan diri.

“Itu nanti pendaftarannya online. Atau nanti tunggu pengumuman, ada persyaratannya, untuk mempersiapkan terus kemudian pendaftaran. Jadwalnya nanti juga masih menyusul, karena nanti itu serentak.” tutur Suaib.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mamuju tahun ini, telah melakukan persiapan dalam penerimaan CPNS 2019.

Dari hasil rapat koordinasi BKN yang diikuti oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mamuju pada 23 Oktober 2019, lalu di Makassar, Sulsel, membicarakan pembahasan teknis pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2019.

Hasil Rakor tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju akan segera bersiap untuk melaksanakan penerimaan CPNS.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju H. Suaib mengatakan, Pemkab Mamuju menyiapkan dua alternatif teknis pelaksanaan penerimaan CPNS 2019, pertama dengan cara mandiri yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah terkait dan kedua dengan melakukan sharing atau bekerjasama dengan pemerintah daerah terdekat ataupun dengan pemerintah provinsi yang juga akan melakukan proses rekrutmen.

Melihat kondisi sarana dan prasarana yang ada, kata Suaib, kemungkinan Pemkab Mamuju akan membuka ruang untuk bekerjasama atau sharing dengan pemerintah provinsi atau kabupaten lain yang juga akan melaksanakan rekrutmen CPNS tahun ini.

Untuk pelaksanan CPNS, Suaib menyatakan masih menunggu payung hukum resmi dari Kemenpan RB untuk dijadikan dasar dalam melakukan tahapan rekrutmen CPNS tahun 2019.

“Untuk tahapan rekrutmennya, kita masih menunggu dari Kemenpan RB,” jelas Suaib, Selasa (29/10/2019).

Sementara, Sekretaris BKPP Mamuju Ridho Ahmadi menyebut, Pemkab Mamuju akan membuka 90 formasi, diantaranya, delapan formasi guru, 34 formasi tenaga kesehatan, dan 48 formasi tenaga teknis.

(usman)

Baca Juga