Majene  

Optimalkan Layanan Kesehatan Bagi Lansia, Dinkes Majene Bimtek

Oplus_16908288

Mapos, Majene — Optimalkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) khususnya kepada masyarakat Lanjut Usia (Lansia) Dinas Kesehatan Kabupaten Majene gelar Bimbingan Teknis (Bimtek).

Kegiatan yang berlangsung pada 9 April 2026 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Majene ini diikuti 11 orang PJ Program Lansia dari utusan puskesmas se Kabupaten Majene.

Tujuan dari kegiatan tak lain yaitu untuk mencapai indikator pelayanan kesehatan lansia sebagaimana yang diamanatkan dalam Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan yang menegaskan bahwa Pemerintah melalui sektor kesehatan terus berupaya memastikan bahwa setiap warga lanjut usia memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

‎Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek penting yang berkaitan dengan implementasi SPM Pelayanan Kesehatan Lansia. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman terhadap indikator-indikator terbaru, definisi operasional masing-masing indikator, mekanisme pelaksanaan pelayanan, hingga tata cara pencatatan dan pelaporan yang akurat dan terintegrasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Hj Yuliani‎Dinas Kesehatan Kabupaten Majene menilai bahwa pemahaman yang baik terhadap indikator pelayanan merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan capaian program.

“Oleh karena itu, kegiatan bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para penanggung jawab program agar mampu melaksanakan tugas dan fungsi mereka secara optimal,” terangnya.

‎Selain membahas aspek teknis pelaporan, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, tantangan, serta strategi yang telah diterapkan dalam pelaksanaan program kesehatan lansia di wilayah kerja masing-masing. Berbagai masukan dan pengalaman lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bersama guna meningkatkan efektivitas pelayanan.

“‎Lansia merupakan kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai penyakit tidak menular maupun gangguan kesehatan lainnya. Oleh sebab itu, pelayanan kesehatan yang terencana, terukur, dan berkesinambungan menjadi kebutuhan penting yang harus dipenuhi oleh fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

‎Melalui Bimtek ini, para PJ Program Lansia diharapkan mampu memahami secara mendalam berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan lansia di wilayah kerja masing-masing.

“Tidak hanya berorientasi pada pencapaian target angka atau indikator semata, namun juga memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” tandas Yuliani.

‎(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...