Mapos, Mamuju – Kesadaran pemilik ternak di Kabupaten Mamuju tampaknya sangat dangkal, hal ini dibuktikan banyaknya kotoran hewan peliharaan seperti kambing dan sapi di sekitar taman dan ruas jalan di kota Mamuju, Sulbar.
Padahal seperti diketahui, taman Karema tersebut merupakan aktivitas umum maupun tempat bersantai penduduk setempat yang terletak di pusat kota Mamuju, namun anehnya hewan peliharaan tetap berkeliaran di lokasi tersebut, hewan itu bagaikan tak bertuan.
“Kotoran hewan peliharaan warga di lokasi taman ini, saya juga gak habis fikir mengapa dibiarkan pemilik ternak bebas berkeliaran, terlebih di siang hari hingga malam,“ kata Adin, warga setempat, Sabtu (28/7/2018).

Padahal, kata Adin, masyarakat setempat sudah sering menegur pemilik ternak, namun tetap saja tidak diindahkan. Sehingga masyarakat lainnya kewalahan dengan kotoran hewan itu.
Adin mewakili masyarakat setempat, minta kepada pemilik ternak agar menjaga kebersihan taman Karema dari ancaman kotoran hewan peliharaan, alangkah indahnya bila pusat taman itu terlihat indah setiap hari tanpa ada kotoran hewan. Dengan mengandangkan ternak siang dan malam.
Tentu juga sebut Adin, Sat Pol PP juga harus tanggap dalam hal ini dengan memberikan tindakan kepada warga pemilik ternak yang bandel sebagai upaya efek jera.
Pantauan mamuju pos, hewan ternak sering berkeliaran di ruas jalan kabupaten tersebar di beberapa titik. Antara lain, di ruas jalan di depan Kantor Pemadam Kebakaran, hingga di wilayah kantor Bupati Mamuju, Gubernur Sulbar, jalan Pongtiku.
Lalu, di jalan jenderal Sudirman, jalan Martadinata. Bebasnya hewan berkeliaran di ruas jalan sangat mengganggu pengguna jalan. Bahkan, sering terjadi insiden lakalantas yang merenggut korban jiwa.

Tak hanya itu, sapi juga sering memasuki perumahan warga dan merusak tanaman hias serta pekarangan.
(usman)






