Mau Tahu Inovasi Rutan Kelas II B Majene? Ini Dia

  • 21 Mar 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 194
Gambar Mau Tahu Inovasi Rutan Kelas II B Majene? Ini Dia

Mapos, Majene – Sejak menjabat Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Majene, I Wayan Nurasta Wibawa banyak membuat terobosan baru bagi warga binaannya. Yang paling terakhir yaitu inovasi Pas to Mas.

Pas to Mas adalah kegiatan pelatihan bagi warga binaan dalam membuat kerajinan tangan yang dapat menjadi sumber penghasilan bagi mereka.

Inovasi ini kemudian dilounching berbarengan dengan penyerahan Pustaka Pancing Baca dan penyerahan bibit pohon secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Sulbar – Harun Surianto, di Rutan Kelas II B Majene, Kamis (21/3/2019).

Acara launching kegiatan Pas to Mas ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Majene – Fahmi Massiara, dan disaksikan oleh Harun Sulianto, Wakil Bupati Majene – Lukman serta unsur Muspida Kabupaten Majene dan sekaligus penandatangan dimulainya inovasi Pas to Mas.

I Wayan Nurastra menyebut, program Pas to Mas berawal dari pemikiran yang sederhana, dimana pembinaan warga binaan di dalam Rutan akan dapat diaplikasikan dan kelak berkembang di masyarakat.

“Dengan demikian, pembinaan yang dilakukan di dalam juga dapat dirasakan oleh masyarakat. Hal ini sangat penting untuk memberikan bukti, bahwa seorang narapidana tidak boleh diisolir atau dijauhkan. Karena mereka adalah manusia biasa ketika mereka berkeinginan berubah dan berbuat yang bermanfaat. Sepatutnya masyarakat turut mendukung,” ujar I Wayan Nurasta Wibawa.

Dilaporkan, Rutan Kelas II B Majene bersama Pemda dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Majene telah bekerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan Pas to Mas.

“Pelatihan di rumah kreatif PLN Majene berupa pelatihan membuat tutup saji, keranjang buah dan berbagai kerajinan lainnya yang berbahan utama dari lidi daun kelapa dan bahan alami lain sesuai dengan tema Pas to Mas yaitu pembinaan industri kreatif berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan,” kata I Wayan Nurasta.

Tak lupa ia mengajak masyarakat dan para pejabat Pemda Majane untuk berpartisipasi dalam Pas to Mas,

“Kami mengajak kepada Pemda Majene, para camat, lurah dan kepala lingkungan untuk mendukung program ini. Karena program ini mengangkat kearifan lokal Majene, dan ini menjadi kebanggaan kita semua seluruh masyarakat Majene,” tuturnya.

Diakhir, I Wayan Nurasta berucap terimakasih kepada Pemda Majene, Bupati Majene dan Wakil Bupati Majene beserta jajarannya yang selama ini selalu menerima dan sangat mendukung program-program yang ada di Rutan Majene.

“Terima kasih juga kepada PLN Majene, Relawan Siaga 86 dan semua pihak yang telah mendukung program Rutan Majene, terkhusus kepada bapak Kakanwil Kemenkumham Sulbar, kami ucapakan rasa bangga dan terimakasih telah memberikan dukungan dan dorongan yang luar biasa terhadap program-program Rutan Majene,” kunci I Wayan Nurasta.

(*)