Kubu Penantang Respon Dugaan Politik Devide Et Impera

0
43

Mapos, Mamuju – Baru kali ini kubu penantang merespon secara terbuka. Beredarnya selebaran yang mengatasnamakan paslon 01 pada Pilkada Mamuju 2020, Siti Sutinah Suhardi bersama Ado Mas’ud, dijawab tegas.

“Kami menganggap ini adalah sistem politik adu domba dan pelakunya harus segera diungkap,” kata Ketua Koalisi Mamuju Keren paslon 01, Hajrul Malik, Selasa (08/12/2020).

Hajrul Malik mengungkapkan bahwa pihaknya ingin Pilkada Mamuju 2020 tetap adem, damai dan tidak ada pihak dari paslon manapun yang terlalu memaksakan kehendak.

“Kami harapkan pihak berwenang segera menindaklanjuti pengedar selebaran yang telah merusak nama baik paslon 01,” katanya.

Dia menganggap bahwa sistem tersebut adalah Playing Victim. Yakni salah satu strategi dalam dunia politik untuk memposisikan diri sendiri sebagai korban.

“Tujuannya adalah untuk menarik simpati masyarakat dan dengan demikian diharapkan masyarakat akan membela dia, merasa kasihan dan iba kepada dirinya,” kata Hajrul Malik.

Namun, kata Hajrul Malik, masyarakat yang ada di Kabupaten Mamuju sudah cerdas, sehingga apapun yang dilakukan oleh Paslon tertentu tidak akan berpengaruh terhadap pilihan hatinya 9 Desember 2020 nanti.

“Mereka tidak sadar kalau strategi menyebar selebaran ini adalah cara kuno dan basi yang malahan akan menjadi boomerang buat mereka,” katanya.

Diketahui bahwa srategi Playing Victim coba dilakukan di Pilkada Mamuju, memposisikan diri sebagai korban dari selebaran seolah-olah orang Tapalang yang jadi korban fitnah dan hinaan yang tujuannya untuk meraih simpati dari masyarakat Tapalang.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.