Korps Baret Jingga Tembus Wilayah Terisolir Akibat Gempa

0
489

Mapos, Mamuju – Komandan Batalyon Komando 466 Paskhas melakukan operas SAR yang melibatkan pasukan khusus dalam misi – misi diluar operasi militer.

Selain melakukan pendistribusian logistik kepada warga terdampak gempa di Sulawesi Barat menggunakan jalur udara.

Terlebih sebanyak 19.435 orang mengungsi pascagempa magnitudo 6,2 yang terjadi di Sulawesi Barat pada Jumat dini hari lalu.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Komandan Wing II Paskhas, Kolonel Pas Wahyu Tunggul mengatakan, kami sudah menerjunkan sejumlah pasukan khusus dalam misi operasi bencana.

” Mereka sudah di letakkan di sejumlah wilayah berdampak sejak hari petama,” kata Tunggul saat di konfirmasi, Kamis (21/01/2021).

Selain melakukan pendistribusian bantuan logistik berupa makanan siap saji. Makanan sebanyak 2.5 ton lebih bantuan di desa terisolir menjadi sasaran utara dalam misi operasi bencana.

Terpisah, Dansatgas Komando 466 Paskhas, kapten PAS Dewantoro menambahkan perjalanan udara menggunakan helikopter ke Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene sasaran utamanya adalah bantuan logistik yang di prioritaskan.

“Diantaranya adalah bantuan logistik yang menyisir daerah terpencil di daratan Majene , Desa Taukong, Ulumando dan wilayah lainnya,” tambahnya.

Menurut Dewantoro, bantuan logistik untuk penanganan pascagempa di Sulawesi Barat telah didistribusikan dari Posko Bandara Tampa Padang Mamuju ke Kantor Camat Malunda, Kantor Camat Ulumanda dan Tubosendang, Kabupaten Majene dan Kecamatan Takandeang, Kabupaten Mamuju.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.