Mapos, MatengĀ – Aksi kekerasan terhadap warga Desa Parigi Tobadak 4, Kabupaten Mateng kini kondisinya dalam keadaan kritis di RS Mamuju Tengah (Mateng).
Korban bernama Rahman Daeng Gappa (67). Rahman diduga dikeroyok lima pelaku dan salah satu pelaku bernama Amman telah menyerahkan diri ke Polsek Tobadak.
Rahman dikeroyok lima pelaku usai dari berkebun. Pengeroyokan itu terjadi didepan istrinya. Para pelaku menggunakan batu dan kayu.
Dari keterangan anak korban, Nasir, pelaku berjumlah lima orang dan salah satu pelaku telah menyerahkan diri bernama Amman. Empatnya masih berkeliaran.

“Kejadiannya pada hari Senin, 19 Februari 2018. Saat pulang dari berkebun, tiba-tiba lima pelaku yang diketahui bernama, Amman,
Pude, Allin, Addin dan Awal menyerang bapak saya (Rahman,red) menggunakan kayu dan batu. Tak sampai disitu, pelaku kemudian berame-rame menendang serta memukul hingga korban mengeluarkan darah di mulut serta hidung. Mama saya melihat dan mencoba melerai namun tak digubris oleh pelaku,” terang Nasir.
“Kasus ini sudah dilaporkan namun hingga kini, empat pelaku belum ditangkap,” sambungnya.
Nasir berharap agar Polisi serius menangani persoalan ini dan menangkap para pelaku yang hingga kini masih berkeliaran di Tobadak. Sabtu (24/2/2018).
(toni)






