Komitmen Bumikan Al Quran, Kades Campaloga Respon Kehadiran Wahdah

0
124

Mapos, Mamuju – Pembinaan keagamaan khususnya bimbingan baca Qur’an yang baik dan benar merupakan prioritas setiap orang tua untuk anak mereka.

Kepala Desa Campaloga, Kecamatan Tommo Ridwan mengungkapkan bahwa setiap tahun menjelang bulan ramadhan selalu ada perhelatan MTQ tingkat kabupaten Mamuju. Sehingga program pendidikan Al Quran harus menjadi perhatian kita semua.

“Selama ini kita selalu menggunakan orang dari luar sebagai Qori’ dan Qori’ah padahal kita memiliki banyak potensi,” ujarnya

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dengan pembinaan yang maksimal, lanjutnya, kedepan Kecamatan Tommo akan memiliki banyak generasi yang bisa didorong pada setiap perhelatan keagamaan.

“Kita berharap tahun ini sudah bisa berdayakan anak-anak kita sendiri,” kata Ridwan saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab ke-II) Wahdah Islamiyah Tommo. Sabtu, (20/03/21)

Kehadiran Wahdah Islamiyah di Kecamatan Tommo khususnya di Desa Campaloga diakui bisa menjawab masalah itu. Karena gerakan pemberantasan buta aksara Quran sangat massif dan menjadi prioritas Wahdah di Kecamatan Tommo.

“Selaku pemerintah desa, titipan saya kepada pengurus Wahdah cabang Tommo, terus perkuat pembinaan keagamaam khususnya taman pendidikan Al quran,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama pimpinan Cabang Wahdah Islamiyah Tommo Ust. Akmil mengatakan, kondisi warga pelosok juga butuh perhatian mereka harus mendapat penguatan ruhiyah.

Kondisi kecamatan Tommo disejumlah pelosok kampung, masih perlu pendampingan dengan penguatan dan pemberdayaan.

Ia juga memaparkan Wahdah Islamiyah hadir di Kecamatan Tommo, bukan sekedar sebagai wadah keagamaan. Lebih dari itu Wahdah komitmen ingin mengambil bagian dalam menjawab berbagai problematika sosial masyarakat.

Saat ini Wahdah Islamiyah Tommo telah membina 14 kelompok dirosah atau metode belajar baca Al Quran khusus orang dewasa. Majelis taklim 10 kelompok tersebar di beberapa desa dan Taman pendidikan Al Quran (TPA) sebanyak 20 kelompok.

Dia berharap sinergi dengan berbagai pihak sesama ormas Islam, utamanya arahan dari pemerintah, semakin diperkuat untuk kemaslahatan masyarakat.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.