Kejari Majene Musnahkan Barang Bukti, Narkotika yang Paling Banyak

0
310

Mapos, Majene — Ribuan Pil Bojek, shabu, uang palsu, hp, parang dan sejumlah barang bukti lainnya dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene di Pelataran Kantor Kejari Manene, Kamis (7/10/2021).

Dihadapan Wakil Bupati Majene, Arismunandar, Ketua DPRD Kabupaten Majene, Salmawati Djamado, Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian, Dandim 1401 Majene Letkol Inf Yudhi Rombe, perwakilan Unsulbar dan undangan lainnya, Kajari Majene, Nursurya, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

“84 persen adalah narkotika. Bukan persoalan besar kecilnya, melainkan dampaknya bagi masyaraka. Bagaimana upaya kita melakukan pencegahan sebab pelaku kebanyakan masih remaja, usia sekolah yang boleh dikata masih usia dini yang seharusnya mereka adalah generasi penerus bangsa,” sebut Nursurya.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dikatakan, pihaknya sangat prihatin atas banyaknya pengguna narkotika sehingga dia berupaya untuk menggandeng semua pihak untuk melakukan pencegahan.

“Kami, Pak Dandin dan Pak Kapolres mewacanakan kepada Pak Wakil Bupati atau Pemda untuk membentuk Kampung atau Desa Bebas Narkoba,” ucap Nursurya.

Dia berharap upaya pencegahan atas penyalahgunaan narkotika melalui pembentukan Desa Bebas Narkoba mendapat respon dari Pemda.

Turut dimusnahkan dalam kegiatan itu sample hasil tangkapan 5 kilo gram shabu oleh Polda Sulbar.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.