Majene  

Kedepan, Bayar PBB akan Dilakukan Secara Nontunai

Mapos, Majene — Untuk mempermudah wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya, pemerintah melalui Bank Indonesia sudah meluncurkan Kode QR Standar Indonesia (QRis) dalam melakukan transaksi.

Diketahui QRis adalah standar kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia yang bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai di Indonesia.

“Dengan menggunakan QRis, konsumen dapat melakukan pembayaran dari berbagai macam alat transaksi elektronik seperti, e-wallet, Dana, OVO, GoPay, ShopeePay, LinkAja, dan sebagainya,” ungkap Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, usai menyerahkan SPPT dan Sosialisasi, Edukasi pembayaran serentak melalui QRIs oleh ASN, di Pendopo Rumah Jabata Bupati Majene, Selasa (31/5/2022) kemarin.

Menurut Bupati Andi Syukri, Pemkab Majene telah membentuk tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan mendukung pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat.

“Alhamdulillah, kemarin, saya berkesampatan hadir membuka acara Penyerahan SPPT dan BHKP dirangkaikan dengan Sosisalisasi, Edukasi dan Pembayaran Serentak melalui QRIS Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2022. Jadi kedepan,  masyarakat tak lagi membayar PBB secara tunai, melainkan non tunai,” ucapnya.

Dia berharap melalui kode QR yang tersedia, masyarakat dapat melakukan pembayaran PBB di sejumlah bank yang ada.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...