Kapolda Sulbar Resmikan Gedung SPKT Polres Pasangkayu

0
32

Mapos, Pasangkayu – Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar resmikan gedung sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polres Pasangkayu Kamis (19/4/2018).

Disaksikan Kapolres Pasangkayu AKBP Made Ary Pradana, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Jiwa serta tamu undangan dari berbagai kalangan dan instansi, Baharuddin Djafar pertimbangkan penambahan personel Polres Pasangkayu sesuai usulan Made Ary.

“Insya Allah, atas usulan Kapolres, kami akan pertimbangkan penambahan personel demi meningkatkan kinerja dan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat,” janji Baharuddin Djafar.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Bila nanti ada penambahan personel katanya, ia mengimbau agar personel yang sudah lama bertugas di Polres Pasangkayu tetap semangat bekerja dan tidak selalu mengingat cuti untuk pulang kampung.

Pernyataan Kapolda ini disambut sorak tepuk tangan anggota personel Polres serta hadirin.

Baharuddin Djafar tak lupa memuji dan berterimakasi kepada bupati Pasangkayu, karena dinilai mampu bersinergi dengan unsur Muspida sebagai mitra kerja dalam membangun daerah.

Lebih jauh Baharuddin Djafar mengatakan, pihaknya akan merokomendasikan Polres lain di wilayah Sulbar agar bisa mencontoh apa yang dilakukan pemda Pasangkayu dalam konsep menata pembangunan Pasangkayu.

Disinggung soal permintaan bupati Pasangkayu agar dalam seleksi penerimaan calon anggota polisi lebih memprioritaskan anak daerah, mantan Kapolres Dairi dan Tebing Tinggi (Sumatera Utara) ini menegaskan, pihaknya hanya mampu sebatas mengusulkan.

Meskipun sudah diluncurkan konsep rekrutmen personel melalui pola “Local boy for local job” (personel yang ditempattugaskan berdekatan dengan domisili tanah kelahiran), namun pihaknya tidak bisa intervensi, sebab ini merupakan kebijakan nasional bebasis daring yang lebih terbuka agar tidak ada yang terzalimi.

“Ini merupakan konsep pemberdayaan putra daerah yang telah lulus seleksi menjadi anggota Polri untuk mengembangkan karir di daerahnya sendiri sesuai Skep Kapolri No.Pol.: 1359/X/2000 tanggal 20 Oktober 2000 tentang Petunjuk Administrasi Pola Pembinaan Bintara Polri,” jelas Baharuddin Djafar.

Terakhir ia memberikan wejangan kepada anggota Polri supaya tidak takut untuk berbuat demi kepentingan orang banyak, dan menekankan setiap anggota Polri agar menjaga netralitas sebagai kunci keberhasilan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

(usman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.