Kanit Bintibmas Binmas Polres Majene Jadi Binrup, Ini yang Diminta kepada Siswa

  • 5 Agu 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 216
Gambar Kanit Bintibmas Binmas Polres Majene Jadi Binrup, Ini yang Diminta kepada Siswa



Mapos, Majene — Melaksanakan program Police go to school, Kanit Bintibmas Polres Majene – Aipda Sukri menjadi pembina upacara (Binrup) pada Upacara Bendara, Senin (5/8/2019) di Lapangan Upacara SMA Negeri 03 Majene.

Dihadapan peserta upacara, Sukri mengatakan atas nama pimpinan dan pribadi, Ia menyampaikan terima kasih karena telah diberikan kehormatan sebagai pembina pada upacara di SMA Negeri 3 Majene.

“Sekolah merupakan salah satu tempat pendidikan karakter bagi seorang anak, dalam mencetak generasi berprestasi, kreatif, dan berakhlak mulia, selain keluarga,” katanya.

Selain itu sebut Sukri, sekolah adalah tempat menimba ilmu, membangun dan membina mental, budi pekerti, serta hubungan sosial di masyarakat.

Lebih jauh kata dia, upacara adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin.

“Melalui momentum ini kita jadikan salah satu media untuk membina kepribadian dan karakter siswa supaya mencintai bangsa dan negara,” katanya.

Untuk itu lanjut Sukri, wajib bagi semua dalam menjaga nama baik sekolah dengan melaksanakan pendidikan yang benar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Berkenaan dengan itu, saya menghimbau kepada seluruh siswa untuk mencegah dan menghindari perbuatan yang tidak terpuji, antara lain tindak kekerasan antar sesama teman, kebut-kebutan dijalan, merokok, nongkrong yang tidak bermanfaat dan hindari Narkoba, lem dan Komix, karena itu akan merusak diri anak-anakku sekalian,” ajak Sukri.

Menurut Sukri, saat ini Indonesia dalam darurat narkoba, sehingga pemerintah melalui kepolisian gencar-gencarnya membrantas mata rantai Narkoba. Baik pengedar, pemakai maupun kurir sampai ke akar-akarnya.

“Untuk itu diperlukan pengawasan dan perhatian dari kita semua dalam menciptakan generasi yang bebas narkoba. Kebanggaan bagi saya, bapak dan ibu guru apabila kalian berprestasi tinggi, membawa nama baik sekolah di tingkat kecamatan, kabupaten atau nasional,” ujar Sukri.

Untuk mencapainya sebut dia, siswa-siswi harus rajin belajar, tekun dan disiplin, menghargai orangtua, bapak guru, ibu guru, dan saudara.

“Hargailah waktu, karena waktu dan kesempatan tidak akan berulang dan datang untuk kedua kali. Jangan melanggar aturan sekolah dengan membolos, loncat pagar, berkumpul dipinggir jalan disuatu tempat. Saya juga mengingatkan bahwa jangan lagi ada siswa yang mengendarai kendaraan roda dua di jalan dengan kebut-kebutan, karena akan merugikan banyak pihak. Jadilah pelopor kesalamatan lalu lintas, karena hidup ini sekali. Pergunakanlah waktu untuk kegiatan yang bermafaat, kegiatan sekolah pramuka, PMR dan lain sebagainya,” beber Sukri dan menutup amanatnya.

(ipunk)