Kabupaten Majene Raih Predikat KLA Peringkat Pratama

0
169

Mapos, Majene — Kabupaten Majene kembali mengukir prestasi gemilang. Kali ini, oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI memberi prdikat pratama sebagai Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021.

Acara dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene, Kamis (28/7/2021).

Turut Hadir Wakil Bupati Majene, Arismunandar, Ketua DPRD Majene, Salamawati Djamado, Wakapolres Majene, Ketua Tim Gugus Tugas KLA atau Kepala Bapeda, Kadis PP PA, Kadis. PU PR, Kadis. Budpar, Kadis. Dukcapil, Kadis. Sosial, Sekretaris Kadis Pendidikan, Sekrstaris Kadis PP dan KB serta perwakilan Kemenag Majene.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Ada 5 kategori penghargaan yang diberikan kepada kabupaten/kota se Indonesia pada hari ini dan diberikan kepada 275 kabupaten kota se Indonesia yaitu : Peringkat Pratama, Peringkat Madya, Peringkat Nindya, Peringkat Utama dan terakhir adalah KLA atau Kabupaten/Kota Layak Anak.

Kali ini untuk Provinsi Sulawesi Barat berhasil diraih oleh Kabupaten Majene meraih predikat atau KLA Peringkat Pratama bersama Kabupaten Polman.

Setelah selama tiga tahun lamanya Dinas PP PA Majene melakukan inisiasi untuk memperoleh kategori Kabupaten Layak Anak, akhirnya hari inipun berhasil didapatkan, demikian diungkapkan oleh Kadis PP dan PA Majene, Riadiah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Igusti Ayu Bintang dalam sambutannya mengatakan, pemenuhan hak dan perlindungan anak merupakan amanat dan konstitusi UUD 45 RI serta UU Perlindungan Anak.

“Secara umum anak memiliki empat hak dasar yaitu Hak Untuk Hidup, Tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan serta hak partisipasi,” katanya.

Kabupaten Kota Layak Anak merupakan sistem pembangunan yang berbasis hak anak yang dilakukan melalui pengintegrasian melalui komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan yang ditujukan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Meskipun sempat tertunda pada tahun 2020 dan pada tahun 2021 melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kembali menyelengggarakan evaluasi Kabupaten – Kota Layak Anak,” sebut I Gusti Ayu Bintang.

Penghargaan KLA akan diberikan kepada daerah yang mempunyai komitmen yang tinggi untuk mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh tim dari Kementerian PP & PA, tim dari kementerian lembaga dan tim independen.

Evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian dan kinerja pelaksanaan 24 indikator yang telah ditetapkan, yang pada ahirnya bermuara pada penghargaan kabupaten – kota layak anak yang terdiri dari 5 peringkat yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.

“Apreseasi yang setinggi tingginya dan selamat kepada daerah yang telah menerima penghargaan di tahun 2021 atas segala upaya dan kerjasama yang telah diberikan, semoga penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak didaerah masing masing,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Majene Arismunandar dalam kesempatan yang sama menyampaikan apreseasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian PP & PA atas penghargaan atas apa yang telah diberikan kepada Kabupaten Majene, terkhusus kepada Dinas PP & PA Kabupaten Majene, Ketua Tim Gugus, para Pimpinan Perangkat Daerah yang masuk dalam anggota Tim Gugus beserta anggota lainnya serta masyarkat Majene atas upaya dan kerja keras yang telah dilakukan selama ini, sehingga membuahkan hasil yang gemilang.

“Pada intinya, kita harus berkomitmen untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan dasar anak yang ada di Majene,” tegas Arismunandar.

Dan untuk mencapai kebutuhan dasar anak tersebut kedepannya, kata dia, pihaknya akan selalu memberikan ruang kepada program yang berpihak kepada perlindungan anak dan pemenuhan kebutuhan dasar anak melalui Dinas PP dan PA serta instansi terkait lainnya.

Arismunandar berkeyakinan bahwa raihan predikat pratama kali ini akan lebih ditingkatkan lagi kedepannya, tentu dengan kolaborasi yang apik dengan semua yang berkompoten didalamnya.

“Dimana, seperti kita ketahui bersama bahwa anak merupakan generasi emas dan pelanjut kedepannya yang akan menerima tongkat estafet dari para pendahulunya dalam menyongsong masa depan yang cerah menuju Indonesia Layak Anak atau Idola tahun 2030,” tandas Aris.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.