Ini Hasil Pantauan Arus Mudik Antar Pulau oleh Kadishub Majene

  • 21 Des 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 361
Gambar Ini Hasil Pantauan Arus Mudik Antar Pulau oleh Kadishub Majene

Mapos, Majene — Sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bahwa setiap Jum’at kapal laut perintis antar pulau milik negara itu bersandar di Pelabuhan Passarang Majene dan Sabtu kembali lagi ke Kota Baru, Kalimantan.

Kepala Dinas Perhubungan Majene Mithar Tala Ali, Sabtu (21/12/2019) mengatakan, pihaknya menyayangkan reute yang ada. Sebab kata dia, dengan reute dari Kota Baru – Majene – ke Tanjung Silopo Polman dan kembali ke Majene sangat merugikan penumpang.

“Banyak masyarakat yang mengeluh kepada kami. Mereka mengaku sangat dirugikan lantaran sebelum ke Kota Baru – Kalimantan, mereka harus ke Tanjung Silopo – Polman dan kembali lagi ke Majene. Sementara penumpang di sana hanya sekitar 20 hingga 30 penumpang. Sebaiknya, penumpang di Polman diarahkan ke Majene,” terang Mithar Tala Ali.

Dia mengaku, bahwa jumlah penumpang dari dan ke Kota Baru – Majene pada liburan natal dan tahun baru kali ini meningkat.

“Rata-rata jumlah penumpang yang datang dan berangkat mencapai 400 hingga 500 orang. Untuk arus mudik libur jelang natal dan tahun baru 2019 lebih banyak lagi. Sementara kapasitas muat kapal perintis terbatas,” katanya.

Untuk itu, pihaknya telah melakukan komunikasi kepada pihak terkait untuk menambah kapal yang berkapasitas muat lebih besar.

“Dalam pemberangkatan kali ini masih banyak penumpang yang tidak dapat berangkat,” kata Mithar.

“Menurut informasi dari pihak perintis, mereka akan menambah satu kapal yang dijadwalkan beroperasi pada tanggal 23 Desember mendatang,” tambahnya.

Ia berharap, pihak terkait dapat memberikan solusi atas keluhan penumpang termasuk memberikan kapal yang berdaya muat lebih besar dari sekarang.

“Terutama itu tadi. Masyarakat jangan dirugikan dengan reute dari Majene ke Tanjung Silopo kemudian ke Majene lagi. Waktu yang tersita bisa sampai 9 jam,” pungkas Mithar.

(ipunk)