Halal bi Halal, Mahyuddin: Pererat Hablumminallah dan Hablumminannas

Gambar Halal bi Halal, Mahyuddin: Pererat Hablumminallah dan Hablumminannas

Mapos, Mamuju – Remaja Masjid Nurul Kuddus Dusun Serang Desa Taan Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju usai melaksanakan shalat isya secara berjamaah langsung mengadakan acara halal bi halal atau saling maaf memaafkan, Rabu (20/6/2018).

Acara itu sebagai ungkapan rasa syukur telah menunaikan ibadah Puasa di bulan suci Ramadhan dan juga merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H ini. Juga merupakan salah satu aktifitas yang telah menjadi agenda tahunan dari Remaja Masjid Nurul Kuddus.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tapalang, Kepala Desa Taan, tokoh masyarakat dan para warga se Desa Taan.

Halal bi Halal.

Selain itu, halal bi halal juga di isi dengan ceramah agama yang diantarkan oleh ustadz Dr. Mahyuddin Abdullah yang juga anggota DPRD Kabupaten Mamuju ini.

Dari isi ceramahnya, Ia menyampaikan, suatu kesyukuran bagi kita semua karena Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita untuk saling bersilaturahim.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, manusia sering ditimpa suatu musibah. Kunci agar dapat terbebas dari segala musibah maka perbanyaklah melakukan hubungan silaturahim yakni Hablumminallah dan Hablumminannaas.

Wujud dari Hablumminallah dan Hablumminannas yang baik adalah akhlak yang baik terhadap sesama manusia. Sejak Al Qur’an diturunkan dan diantaranya, Islam mengajarkan dua buah prinsip yang sangat penting yaitu hubungan dengan Allah (Hablumminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (Hablumminannas).

Hablum minallah menurut bahasa berarti hubungan dengan Allah. Namun dalam pengertian syariah makna hablum minallah sebagaimana yang dijelaskan di dalam tafsir At-Thabari, Al-Baghawi, dan tafsir Ibnu Katsir adalah perjanjian dari Allah, maksudnya adalah beriman dengan Islam sebagai jaminan keselamatan bagi mereka di dunia dan di akhirat sehingga dapat kita pahami bahwa untuk membangun hubungan kita kepada Allah, kita mempunyai kewajiban untuk menunaikan hak-hak Allah, dan apakah hak-hak Allah itu? Hak-hak Allah ialah mentauhidkan dan tidak menyekutukan-Nya dengan yang lain serta menjalankan syariat Allah, misalnya, sholat, puasa dan sebagainya.

Namun apakah cukup hanya dengan hablum minallah saja, sedangkan di sisi yang lain kita mengabaikan hablum minannas? Tentu tidak cukup, mengingat kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Di dalam Al-Quran juga banyak ayat-ayat yang menyebutkan tentang perintah mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan hablum minannallah namun diiringi juga dengan hablum minannas, antara lain pelihara hubungan kepada manusia dengan berkata jujur, tidak boleh sombong, tidak boleh mengibah, hindari sifat memprovokasi.

Masyarakat Desa Taan hadiri Halal bi Halal.

Dengan Halal bi Halal mari kita menjaga silaturrahim, jauhkan sekat-sekat diantara kita agar tetap terjaga persaudaraan.

(usman)

Baca Juga